banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Pemkab Halut Sediakan Rp 5,8 M Untuk Tunjangan Guru

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara, Hertje Manuel. (Foto: chido/penamalut.com)
banner 468x60

PENA – Beprofesi sebagai guru menjadi dambaan sebagian orang. Bahkan mereka rela mengabdi di daerah terpencil yang akses pendidikan belum terlalu berkembang, walaupun dengan pendapatan pas-pasan.

Dengan pendapatan yang pas-pasan ini pula pemerintah memberikan tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang dicairkan per triwulan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Halmahera Utara (Halut) Hertje Manuel, kepada penamalut.com menjelaskan, tunjangan guru di dengan nilai sebanyak Rp 5,8 miliar telah dicairkan pada triwulan pertama dan kedua. Sedangkan tahap tiga dan empat akan dicairkan bulan September dan Desember tahun ini.

“Biasanya tahap empat itu di bulan Desember sebelum tutup buku akhir tahun. Begitu realisasinya,” kata Hertje, Rabu (9/9) di kantor Dikbud Halut.

Hertje katakan sistem pencairan per triwulan itu Januari, Februari dan Maret. Triwulan dua pada April, Mei dan Juni. Untuk triwulan ke tiga Juli Agustus september dan triwulan empat Oktober, Noveber, dan Desember. Proses pencairan ini dilakukan melalui transfer ke rekening masing-masing, dan tidak lagi lewat bendahara.

Tunjangan ini untuk semua guru baik PNS maupun honorer, yang sudah lulus Diklat guru profesional dan mendapat tunjangan sertifikasi yang di tetapkan melalui SK mendikbud. Selain sertifikasi, ada juga tunjangan khusus.

“Tunjangan khusus ini diberikan kepada guru yang bertugas di desa yang sangat terpencil,” tandas Hertje. (fnc)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *