DPRD Malut Siap Divaksin, Kuntu: Gubernur dan Jajarannya Harus Disuntik Duluan

  • Bagikan
Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud. (Istimewa)

PENA – DPRD Provinsi Maluku Utara mendukung rencana pemberian vaksin yang akan dilakukan terhadap 80 ribu lebih masyarakat di Malut. Namun sebelum ke masyarakat, DPRD meminta agar Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan jajarannya terlebih dahulu disuntik vaksin. “Jika Gubernur dan jajarannya telah divaksin, maka DPRD juga siap untuk divaksin,” jelas Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud saat ditemui di Kantor DPRD Malut, Rabu (13/1).

Menurutnya, Gubernur AGK dan seluruh jajarannya, kemudian dokter maupun tokoh agama harus disuntik vaksin lebih dulu. Setelah itu, seluruh pimpinan maupun anggota DPRD Malut juga ikut divaksin. “Kalau gubernur dan jajarannya, kemudian tenaga kesehatan, dan DPRD sudah divaksin, barulah selanjutnya masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Malut terkait teknis pemberian vaksin ini. Namun pada prinsipnya, politisi PDIP ini menegaskan agar pemerintah dalam hal ini Gubernur dan jajarannya harus memberikan contoh lebih dulu. Bahkan untuk tenaga kesehatan yang menolak dovaksin, Kuntu meminta gubernur harus tegas menanggapi penolakan itu. “Kalau menolak, apa tindakannya. Jangan main-main, ini perintah presiden. Gubernur harus tegas,” tegasnya.

Kuntu juga bilang bahwa semua anggota DPRD Malut akan divaksin, jika gubernur dan jajarannya sudah divaksin lebih dulu. Dia menjamin semua anggota DPRD Malut ikut divaksin. “Kalau Ketua DPRD perintah, semua harus ikut. Hanya saja untuk saya tidak lagi divaksin, karena saya sudah pernah terpapar covid. Aturannya kan tidak bisa,” terangnya.

Sekadar diketahui, Gubernur Abdul Gani Kasuba dan Wakil Gunernur M. Al Yasin Ali usianya telah melampaui 60 tahun. Ini artinya tidak dibolehkan dalam ketentuannya. Sehingga itu, untuk pejabat di lingkup Pemprov Malut akan diambil alih Sekretaris Provinsi dan jajaran dibawahnya. (ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!