banner 728x250

Jangan Khawatir, Sudah Ada Tim Penanggulangan Kejadian Pasca Vaksin

  • Bagikan
Kadinkes Malut, dr. Idhar Sidi Umar. (Ask/Penamalut)
banner 468x60

PENA – Masyarakat Maluku Utara diminta tak perlu khawatir jika terjadi sesuatu setelah divaksin. Ini karena Pemerintah Provinsi Malut telah membentuk Komite Daerah (Komda) Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (PP KIPPI). “Sudah ada SK dari Gubernur,” kata Kepala Dinas Kesehatan Malut, dr. Idhar Sidi Umar, saat ditemui di sela-sela pencanangan vaksinasi covid di RSU Sofifi, Kamis (14/1).

Menurutnya, tim ini diketuai Direktur RSUD yang terdiri dari tim teknis, penyakit dalam, paru dan sebagainya. Apabila ada kejadian pasca vaksin di kabupaten/kota, maka ada tim pokja di kabupaten/kota itu yang nanti melaporkan ke Komda provinsi. “Setelah kita terima laporan, lalu kita turun untuk investigasi. Selanjutnya kita berikan petunjuk dan arahan lanjutan,” tuturnya.

banner 336x280

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Setiap tindakan pasti ada efek, baik itu ringan, sedang dan berat. Yang terjadi saat ini rata-rata ringan berupa bengkak kemerahan dan panas, tapi itu tidak berat,” ujarnya.

Idhar bilang, vaksin ini telah melewati uji klinis yang diberikan kepada 1600 orang di Indonesia. Rata-rata semuanya dalam kondisi yang baik. Sehingga itu, Badan POM kemudian mengeluarkan izin untuk di edarkan. “Jadi mereka sudah buat pengkajian berdasarkan kriteria yang diberikan oleh WHO. Jangan khawatir, kita juga sudah bentuk tim untuk menanggulangi masalah pasca imunisasi ini,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pencanangan vaksinasi covid-19 di Malut telah dimulai. Ada sejumlah pejabat publik di Malut yang telah disuntik vaksin buatan China tersebut. Setelah dari provinsi, selanjutnya Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Kemudian disusul delapan kabupaten lainnya. Namun penyuntikan vaksin tahap pertama termin I ini difokuskan untuk pejabat dan tenaga kesehatan. (ask)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *