Selain Korupsi Nautika, Kasus Lain Juga Harus Diusut

0
Ketua DPD KNPI Maluku Utara, Irman Saleh.

PENA – DPD KNPI Maluku Utara (Malut) mengapresiasi komitmen Kejati Malut yang mampu menemukan dua alat bukti yang cukup terkait dugaan korupsi anggaran pengadaan Kapal Nautika.

Selain itu, KNPI juga memuji pihak Kejati yang telah mengumumkan secara terbuka penetapan empat orang tersangka ke hadapan publik, pada Rabu (10/2) siang tadi.

Meskipun begitu, Ketua KNPI Malut Irman Saleh mengatakan, pihak Kejati jangan dulu berpuas dan berbangga diri. Sebab dugaan korupsi anggaran pengadaan Kapal Nautika itu adalah satu bagian kecil dari kasus dugaan korupsi lainnya.

Menurut Irman, pihak Kejati kemungkinan sudah mengantongi bukti-bukti atas dugaan korupsi lain, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk diusut dan butuh keberanian serta komitmen tinggi.

“Masih ada dugaan korupsi anggaran bibit jagung dan pajak Samsat yang mestinya diseriusi juga oleh kejaksaan. Ada pula dugaan korupsi anggaran pembangunan ruko yang anggarannya melekat di DKP Malut,” beber Irman.

Sekarang, lanjut Irman, Kejati Malut sudah bebuat, tinggal saatnya masyarakat menanti terobosan yang harus dilakukan Kapolda Malut dalam rangka pemberantasan korupsi di Maluku Utara.

“Sejauh ini saya belum melihat Kapolda bicara terbuka dan bersikap bahwa ia juga berkomitmen memberantas korupsi.
Pernyataan komitmen saja tidak cukup, tetapi harus dibuktikan. KNPI akan mengapresiasi kinerja Kapolda jika berhasil mengusut satu kasus dugaan korupsi di Malut,” tandasnya, mengakhiri. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here