Dua Kasus Dugaan Korupsi yang Ditangani Kejari Sula Jalan di Tempat

  • Bagikan
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Sula, M Fadli Habib.

PENAMALUT. COM, SANANA – Dua kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Sula hingga kini masih jalan di tempat. Dua kasus itu melekat pada Dinas Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kepulauan Sula, yaitu kasus pembangunan saluran desa Wainib dan proyek pengadaan lampu solar single ornament (SSO).

Informasi yang dihimpun media ini, kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pembangunan saluran desa Wainid dan pengadaan lampu SSO ditangani oleh Kejari Sula berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kajari nomor PRINT 175/Q.2.14/Flid.1/06/2020 tertanggal 19 Juni 2020. Hingga kini, dua kasus itu belum ada penetapan tersangka

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Sula, M Fadli Habib mengatakan, terkait kasus pengadaan lampu OSS masih menunggu hasil pemeriksaan dari ahli elektronik Universitas Khairun dan hasil hitungan kerugian negara dari BPKP Maluku utara. Begitu juga kasus pembangunan saluran desa Wainib, hasil perhitungan kerugian negara juga masih ditunggu.

“Terkait dua kasus ini, kita masih menunggu hasil hitungan dari BPKP Malut. Kami juga telah meminta BPKP untuk dipercepat,” ujar Fadli, Senin (4/10).

Fadli berharap, hasil perhitungan dari BPKP dapat keluar dalam waktu dekat. Pihaknya juga telah menggelar pertemuan khusus dengan BPKP dan sudah klarifikasi terkait beberapa hal.

“Semoga secepatnya dikeluarkan. Jika itu selesai, maka kami akan langsung mengepsosnya ke publik serta kita teliti hasil keputusan tersebut,” tambahnya. Sekadar diketehui, untuk proyek pembuatan saluran desa Wainib memiliki pagu anggaran sebesar Rp1,2 miliar dan Rp2,1 miliar dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 1.199.998.079. Sedangkan untuk pengadaan lampu SSO sebesar Rp2,1 miliar dengan HPS Rp 2.199.976.062. Dua proyek itu dikerjakan oleh CV Kharisma Karya. (is/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!