Sejumlah Guru di Sula Tinggalkan Tugas Bertahun-tahun Demi Jabatan Aparatur Desa

  • Bagikan
Dinas Pendidikan Kepulauan Sula. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – Ada ada saja tingkah beberapa oknum guru di Kepulauan Sula ini.

Bagaimana tidak, oknum guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) ini nekat meninggalkan tugasnya dan lebih memilih menjadi aparatur desa.

Informasi yang dihimpun wartawan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sanana, ada salah satu oknum guru yang meninggalkan tugasnya bertahun-tahun. Oknum guru berinisal RS itu diketahui menjabat Kaur Pemerintahan Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara.

Tidak hanya oknum guru RS di Desa Pohea, salah satu guru di Desa Lekodadi juga demikian. Ia sudah lama meninggalkan tugas dan memilih menjadi sekretaris desa setempat.

Informasi ini sudah sampai ke telingan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sula. Pelaksana Tugas (Plt) Kapala Diknas, Rifai Haitami bakal mengambil langkah tegas terhadap guru tersebut.

Menurut Rifai, sudah banyak laporan saat dirinya menjabat Kadiknas. Laporan itu berkaitan dengan guru maupun tenaga TU yang lama tidak melaksanakan tugas.

“Kami akan panggil terlebih dahulu untuk menanyakan apa alasan sehingga yang bersangkutan tidak melaksanakan tugas. Selanjutnya akan dilakukan pembinaan,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/11).

Ia menegaskan, jika dalam panggilan itu yang bersangkutan tidak hadir selama tiga kali berturut-turut, maka akan diusulkan ke BKD untuk dipecat.

“Terkait hal ini saya juga sudah menyampaikan ke Ibu Kaban BKD Sula, dan lewat Diknas Sula juga saya sudah layangkan surat panggilan. Kalu memang ini diluar aturan, kami akan melaporkan ke BKD Sula untuk diberikan sanksi,” tegasnya. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!