Pemkab Sula Gelar Upacara HKN di Istana Daerah

  • Bagikan
Wakil Bupati Sula, M. Saleh Marassabesy membacakan sambutan Menteri Kesehatan pada perayaan HKN ke 57. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA –  Pemerintah kabupaten Kepulauan Sula menggelar upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 57 tahun 2021, bertempat di Istana Daerah Sula, Jumat (12/11) pagi tadi.

Wakil Bupati Sula, M. Saleh Marasabessy, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri kesehatan Republik Indonesia.

M. Saleh saat membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin menyampaikan, pandemi Covid-19 telah mengguncang sistem kesehatan global, kendaraan menuju dunia yang aman dan sehat serta menghantarkan pada dua pilihan, yaitu mempertahankan status quo atau memilih perubahan.

Status quo telah membawa pada berbagai masalah kesehatan yang tak kunjung reda, diantaranya ibu dan bayi yang harus wafat selama proses kehamilan dan melahirkan. Balita berperawakan pendek akibat stunting yang harus kehilangan potensi kecerdasan seumur hidupnya, masyarakat tua dan muda yang menderita bahkan wafat akibat penyakit menular seperti tuberculosis, HIV, malaria maupun akibat penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Indonesia terus melakukan perbaikan agar pandemi Covid-19 menjadi terkendali. Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 telah menurun drastis, dari puncaknya di bulan Juli 2021 yang mencapai 56.000 kasus per hari, hingga kini berada di kisaran 500 kasus per hari. Keterisian tempat tidur Covid-19 juga kini sangat rendah di kisaran tiga persen.

“Kita patut bersyukur, namun juga tetap waspada dalam kegiatan pribadi maupun keluarga serta kelompok lainnya. Sebentar lagi kita menyambut libur Natal dan tahun baru. Ingat, Covid-19 masih ada di tengah kita. Melalui pengalaman yang lalu, kita belajar bahwa lonjakan kasus terjadi setelah libur panjang. Ketika banyak orang berkumpul, disitulah Covid-19 menyebar,” ujarnya.

Saleh juga mengingatkan agar tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah, disiplin memakai masker, segera melakukan vaksin bagi yang belum, dan tetap menjalankan testing dan tracing pada orang yang bergejala dan kontak erat.

“Langkah-langkah itu harus terus kita dorong agar seluruh masyarakat secara konsisten dan disiplin melakukannya, yakni protokol kesehatan atau 3M, surveilans atau 3T (testing, tracing, treatment), dan vaksinasi,” tandasnya.

Ketiga langkah tersebut, lanjut saleh, sangat diperlukan agar Indonesia dan khususnya di Sula bisa menekan angka positif Covid-19 di masa liburan Natal 2021 dan tahun baru 2022, serta liburan lebaran berikutnya.

Perlu diketahui bahwa, selain upacara HKN ke-57 tahun 2021, Pemkab Sula juga melakukan kegiatan vaksinasi dan sunatan massal, pengobatan gratis, jalan pagi, Doorprize, senam gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) serta pengukuhan kedua duta vaksinasi Sula.

Kedua duta vaksinasi ini yakni Suharmi Buamona, siswa kelas XII SMA Negeri Gay Fuata dan Nyimas Salsabila Febrianti, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kepulauan Sula. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!