Penyidikan Kasus Pemotongan DAK Diknas Sula Terus Dilakukan

  • Bagikan
Kepala Kejari Sula, Burhan. (Isrudin/Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Kasus dugaan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sula tahun 2020 sudah ditingkatkan ke penyidikan.

Saat ini, kasus yang ditangani Kajaksaan Negeri Kepulauan Sula itu terus dikembangkan dan sudah 24 orang dimintai keterangannya.

“Pada proses penyidikan ini, permintaan keterangan kepada pihak terkait akan bertambah. Nanti penyidik akan melakukan panggilan terhadap mereka yang berkaitan dengan kasus ini,” kata Kepala Kejari Sula, Burhan, kepada wartawan, Selasa (23/11).

Burhan menegaskan pada prinsipnya kasus dugaan pemotongan DAK ini terus dilakukan penyidikan. Sehingga itu, semua yang berkaitan dengan kasus dugaan pemotongan DAK ini akan terus dimintai keterangan, termasuk dokumen berkaitan dengan kasus ini juga sudah bisa dilakukan penyitaan.

“Bukan hanya dugaan pemotongan yang kami mintai keterangan, tetapi proyek fisiknya juga kami akan dalami, karena berkaitan dengan pemotongan,” tegas Burhan.

Menurut dia, proyek fisik yang sudah di-identifikasi sesuai data terdapat beberapa sekolah baik sekolah dasar (SD) maupun SMP yang diduga adanya pemotongan, juga permintaan setoran dari pihak terkait.

Pihaknya juga akan meminta keterangan ahli sebagaimana dijelaskan dalam pasal 184 KUHPidana.

“Permintaan keterangan ahli itu sangat didasarkan pada kebutuhan atau kepentingan untuk membuat terangnya kasus dalam penyidikan,” jelasnya. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!