DAERAH  

Waspada Gelombang Tinggi, Pelayaran di Halmahera Selatan Ditutup Sementara

Kapal yang sedang parkir di Pelabuhan Babang.

PENAMALUT.COM, LABUHA – BMKG telah mengeluarkan prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Maluku Utara selama beberapa hari ke depan, termasuk wilayah Halmahera Selatan.

Di mana BMKG memperkirakan terjadinya curah hujan ringan hingga lebat yang mengakibatkan tingginya gelombang air laut mencapai 2 sampai 4 meter.

Menindaklanjuti hal itu, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang mengeluarkan Surat Pemberitahuan tentang penundaan keberangkatan kapal di sejumlah pelabuhan pengawasan Kantor UPP Kelas II Babang.

Isi pemberitahuan itu menyebutkan bahwa kondisi perairan di wilayah Halmahera Selatan terjadi curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang mengakibatkan tingginya gelombang air laut.

Untuk itu, Kantor UPP Kelas II Babang mengimbau kepada para pimpinan perusahaan pelayaran dan operator kapal (kapal pelayaran rakyat, speedboat lintas Kupal-Obi, kapal lintas atau motor line maupun LCT) yang melakukan pelayaran pada wilayah gelombang tinggi seperti Pulau Bacan, Kayoa, Makian, perairan Obi dan Timur Obi serta Timur Halmahera, agar menunda keberangkatannya.

Keberangkatan kapal ini ditunda terhitung mulai 30 November sampai 4 Desember 2021 atau kondisi setelah cuaca dinyatakan normal kembali oleh BMKG.

“Pemberitahuan ini agar diketahui pimpinan perusahaan, nakhoda kapal maupun masyarakat,” demikian isi surat pemberitahuan tersebut.

Sebagaimana diketahui, peringatan cuaca buruk oleh BMKG ini juga sudah ditindaklanjuti KSOP Kelas II Ternate yang kemudian mengeluarkan pemberitahuan penundaan sementara pelayaran lokal. (udi/ask)

Respon (3)

  1. Thank you for the sensible critique. Me & my neighbor were just preparing to do some research about this. We got a grab a book from our area library but I think I learned more clear from this post. I’m very glad to see such great info being shared freely out there.

Komentar ditutup.