Uang Makan Minum, Kejahatan Luar Biasa di Pemprov Malut

Kantor Gubernur Maluku Utara. (Istimewa)

PENAMALUT. COM, TERNATE – Keraguan publik terhadap komitmen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) dalam penanganan kasus dugaan korupsi, mulai muncul. Ini ada hubungannya dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi uang makan minum sebesar Rp 10 miliar di Biro Umum Pemprov Malut.

Selain uang makan minum, ada pula dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan dana operasional kantor gubernur yang juga melekat di Biro Umum Pemprov. Sudah kurang lebih tiga pekan, penyelidikan masalah di Biro Umum Pemprov tersebut tidak lagi jalan.

Padahal, tercatat sudah 11 orang saksi diperiksa penyidik Kejati. Dari 11 orang yang diperiksa, termasuk Sekretaris Provinsi Samsudin A, Kadir dan Kepala Biro Umum Jamaludin Wua. Akademisi Hukum Unkhair, Abdul Kadir Bubu angkat bicara terkait dengan diam Kejati belakangan ini.

Menurutnya, dugaan korupsi uang makan minum dan lainnya di Biro Umum Pemprov sangat terang diketahui publik luas. Sehingga itu, Kejati tidak boleh lagi menutupinya atau membuat kabur selama penyelidikan berlangsung. “Kalau kasus ini sudah diketahui secara luar, proses hukumnya tidak boleh lambat, harus cepat,” ujarnya.

Jika Kejati sengaja menutupi proses hukum kasus dugaan korupsi uang makan minum, BBM dan dana operasional kantor gubernur, lanjut Abdul Kadir Bubu, jangan salahkan publik jika ada yang menganggap Kejati sudah berkompromi dengan pihak-pihak yang diduga terlibat. “Paling tidak Kejati sampaikan secara terbuka ke publik bahwa penyelidikan kasus tersebut sudah sampai pada tahap mana,” sarannya.  

Ia mengatakan, jika Kepala Kejati Dade Ruskandar benar-benar berkomitmen memberantas korupsi di Maluku Utara, maka kasus uang makan minum, BBM dan dana operasional kantor gubernur setidaknya menjadi pintu masuk pembuktian ke publik. “Kasus ini akhirnya menjadi kabur karena Kejati tidak menjelaskannya ke publik,” katanya.

Abdul Kadir Bubu juga mendesak Kejati agar memeriksa semua pihak yang terlibat. Sekalipun Gubernur Abdul Gani Kasuba diduga terlibat, harus diperiksa. Begitu juga dengan jajaran di bawah gubernur.

Desak yang sama disampaikan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Ternate, Muhammad Konoras bahwa dugaan korupsi uang makan minum masuk kategori kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), sehingga penangannya juga harus dengan cara yang luar biasa dengan menggunakan Crime Control Model (tindakan represif, praduga bersalah, penemuan fakta informal, efisiensi rasa bersalah menurut fakta).

“Artinya sedikit menyimpangi juperos model, sehingga sistem peradilan yang berlaku itu ada penaganan-penangan yang bersifat cepat. Ada yang sifat lambat karena terhalang dengan prosedur yang diatur dalam KUHAP. Tapi dampak dari kasus korupsi berdampak luas pada perekonomian negara. Oleh karena itu, saya berharap ketika itu sudah penyelidikan maka harus digenjot agar hak-hak tersangka juga dijamin atau mendapatkan kepastian hukum,”harapnya.

Konoras menambahkan, apabila dalam penanganan hukum kasus uang makan minum sengaja diperlambat, sudah tentu memberikan peluang bagi orang-orang yang diduga terlibat menghilangkan barang bukti.

Jika  lihat dari prespektif Kejaksaan adalah lembaga penyelidikan atau penyidikan, sudah tentunya harus aktif. Karena penyidikan merupakan serangkaian tindakan penyelidik dalam upaya mencari dan menemukan. Kata mencari itulah seharusnya diefektifkan oleh penyelidik untuk segera menemukan peristiwa hukumnya. Kalau proses hukum kasus uang makan minum sengaja diperlambat penangannya, berpeluang masuk angin, bisa saja memberikan kesempatan kepada para orang-orang yang terlibat, dan bisa saja menghilangkan barang bukti serta ada kong kali kong dengan oknum penyidik yang nakal,” tutupnya. (rii)

Respon (21)

  1. Ping-balik: sex bạo dâm
  2. Ping-balik: rich89bet
  3. I’d have to examine with you here. Which is not one thing I usually do! I take pleasure in reading a post that may make folks think. Additionally, thanks for permitting me to comment!

  4. Ping-balik: magic boom bars
  5. Excellent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you’re just too fantastic. I really like what you’ve acquired here, really like what you are saying and the way in which you say it. You make it entertaining and you still take care of to keep it wise. I cant wait to read far more from you. This is really a great site.

  6. When I originally commented I clicked the -Notify me when new comments are added- checkbox and now each time a comment is added I get four emails with the same comment. Is there any way you can remove me from that service? Thanks!

  7. You could definitely see your skills in the work you write. The arena hopes for more passionate writers like you who aren’t afraid to say how they believe. All the time follow your heart. “Faith in the ability of a leader is of slight service unless it be united with faith in his justice.” by George Goethals.

  8. Nice post. I was checking continuously this blog and I am impressed! Extremely helpful info specifically the last part 🙂 I care for such info a lot. I was seeking this particular info for a very long time. Thank you and best of luck.

Komentar ditutup.