DAERAH  

DPRD dan Diknas Sula Bakal Gelar RDP Bahas DAK Rp 29 Miliar

Ketua Komisi II DPRD kepulauan Sula, Safrin Gailea. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – DPRD Kepulauan Sula bakal menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Sula untuk membahas pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 senilai Rp 29 Miliar, pada Rabu (10/8) mendatang.

Ketua Komisi II DPRD kepulauan Sula, Safrin Gailea mengatakan, RDP yang direncanakan ini tujuannya untuk mengetahui pengelolaan DAK fisik swakelola tipe 4. Selain itu juga untuk mengetahui progres pencairan dan pekerjaan di lapangan sudah berapa persen.

Saat ini, kata dia, pihaknya juga belum mengetahui keganjalan apa saja yang dialami dalam pengelolaan DAK swakelola tipe 4 tersebut.

“Nanti setelah RDP, kami bersama rekan Komisi II serta Diknas Sula meninjau progres pekerjaan fisik di lapangan sudah berapa persen,” ujar Safrin, Senin (8/8).

Selain DAK, lanjut Safrin, Komisi II juga akan mempertanyakan dana alokasi umum (DAU) yang dialokasikan ke Dinas Pendidikan untuk kegiatan belanja modal itu berapa jumlah nilai dan progresnya sudah mencapai berapa persen.

“Karena ini sudah masuk pada bulan Agustus, apakah sejumlah dana itu bisa diselesaikan pada tahun anggaran atau tidak. Kalau tidak bisa diselesaikan tahun anggaran, maka pemerintah pusat tidak lagi mentransferkan kembali ke pemerintah daerah, tentu yang rugi adalah pemerintah daerah,” tuturnya.

Selain dua poin penting itu, sambung dia, ada juga yang akan dibahas di RDP nanti, yakni terkait dengan Perda tentang bahasa daerah Kepulauan Sula, mengenai progres kesiapan Diknas sejauh ini.

“Dan itu sudah harus ditindaklanjuti, bahwa bahasa Sula harus dilestarikan kembali. Karena sekian banyak penjelasan dari Kemendikbud Ristek, hampir sejumlah bahasa daerah sudah punah termasuk di Kepulauan Sula. Untuk itu, Sula harus kita selamatkan dengan melestarikan kembali bahasa daerah ini,” pungkas Safrin. (ish/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.