DAERAH  

Tim Bedah Rumah PT NHM Gelar Sosialisasi di Malifut

Tim Bedah Rumah PT NHM saat mennggelar sosialisasi di Malifut. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TOBELO – Tim Bedah Rumah yang merupakan salah satu program Departemen Social Performance (SP) PT NHM yang ada di Halmahera Utara, Maluku Utara melakukan sosialisasi di Kecamatan Malifut.

Hal itu dilakukan demi Rancangan Anggaran Biaya (RAB), Standard Operating Procedure (SOP) dan desain bedah rumah kepada kepala-kepala desa di wilayah lingkar tambang.

Kegiatan tersebut dikoordinir langsung oleh Rudianto Palebangan  selaku Koordinator Program Bedah Rumah dan tim SP PT NHM, yang sudah dilakukan mulai pada 28 April di Kecamatan Malifut, area wilayah lingkar tambang.

Saat memberikan sosialisasi kepada perwakilan 22 desa di Kecamatan Malifut, para kepala desa menyatakan dukungan untuk menyukseskan program Bedah Rumah yang telah berjalan selama ini.

Ia mengaku para kades sangat berharap program Bedah Rumah dapat terus berlanjut untuk membantu mensejahterakan masyarakat tidak mampu di desa-desa lingkar tambang.

Selain itu, Rudianto menuturkan kolaborasi antara pemerintah desa dan tim Social Performance (SP) sangat penting.

“Di mana untuk menjalankan program ini ke depan yang tentunya tujuannya bisa tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkan,” kata Rudianto, Kamis (4/5).

Ia pun berharap, sinergitas dan kebersamaan antara pihaknya dengan sejumlah warga lingkar tambang tetap terjalin. Terlebih dalam mendorong program bedah rumah yang sudah dilakukan pihaknya. (fnc/tan)

Respon (3)

  1. Hi, Neat post. There’s a problem with your website in internet explorer, would check this… IE still is the market leader and a good portion of people will miss your excellent writing because of this problem.

  2. Thanks on your marvelous posting! I really enjoyed reading it, you might be a great author.I will be sure to bookmark your blog and may come back someday. I want to encourage one to continue your great writing, have a nice morning!

  3. Pendidikan lebih penting, sehingga masyarakat lokal jgn hanya di jadikan kuli !
    Harus seimbang yg investir dapatkan dgn pengembangan wilayah lingkar tambang dan sumber daya manusia wilayah lingkar tambang dan Malut !!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *