Panggilan Terakhir, 25 Nasabah BPRS Bahari Berkesan Ternate Bakal Dipanggil Paksa

BPRS Bahari Berkesan

PENAMALUT.COM, TERNATE – Sebanyak 25 nasabah Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan Ternate bakal dipanggil paksa oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

Ini karena 25 nasabah itu tidak menghadiri panggilan pemeriksaan sebanyak tiga kali dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana penyertaan modal/investasi Pemerintah Kota Ternate kepada BPRS pada tahun 2016-2019 senilai Rp 11 miliar. Dalam kasus ini sudah dalam tahap penyidikan.

Ini merupakan panggilan terakhir. Jika panggilan ini juga tak dihiraukan, maka lembaga Adhyaksa itu akan melakukan upaya paksa.

Asisten Tindak Pidana Khsusu (Aspidsus) Kejati Malut, Ardian, nasabah yang dipanggil ini merupakan saksi-saksi yang keterangannya sangat dibutuhkan.

Sehingga itu, Ardian menegaskan sesuai ketentuan Pasal 112 ayat 2 KUHAP, upaya paksa akan dilakukan penyidik untuk dihadirkan saksi-saksi dimaksud apabila panggilan secara sah dan patut ini tidak hadir.

“Tindakan atau upaya paksa akan dilakukan tim penyidik Pidsus untuk mempercepat proses penyidikan yang sedang dilakukan. Pemberitahuan ini sekaligus panggilan kepada mereka yang belum hadir atas panggilan yang telah dilayangkan untuk hadir memberikan keterangan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (4/3).

“Untuk itu, diminta kepada yang bersangkutan untuk hadir. Pemberitaan ini sebagai panggilan untuk hadir memberikan keterangan terkait pijaman ke BPRS,” pungkasnya.

Berikut 25 nasabah PT. BPRS Bahari Berkesan yang diharapkan hadir di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara pada jam kerja dimulai dari Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIT:

Suriani, lingkungan Ngidi RT. 002 RW. 004 Kecatam Ternate Tengah, Kota Ternate pindah domisili ke Kelurahan Tupo tiga, Kecamatan Tidore.

Rinan Sabtu, Maitara Selatan, RT 005/RW 003 Kelurahan Maitara Selatan, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore. 

Murni Bungan, Jati lurus RT 005/RW 003 Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate pindah domisili ke Kabupaten Pulau Morotai.

Kartini Muhammad Rum,Ā jalan Daniel Bohang RT 001/ RW 002 Kelurahan Koloncucu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate pindah domisili ke Desa Jarakode, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat.

Haruna, jalan Sultan Khairun RT 005/RW 003 Kelurahan Soa Sio, Kecamatam Ternate Utara, Kota Ternate sudah tidak berdomisili di Kelurahan Soa Sio.

Iskia Haruna, RT 006/RW 005, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate. Sudah tidak berdomisili di Kelurahan Tafure.

Ratna Bungan, RT 009/RW 005, Kelurahan Jati, Kecamatam Ternate Selatan, Kota Ternate pindah domisili Kabupaten Pulau Morotai.

Susanti Ahmad, RT 014/RW 005, Kelurahan Sabia, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate pindah domisili ke Desa Tungute Ternate, Kecamatan Ibu, Hahlmahera Barat.

Nurdae Ade, RT 002/RW 001, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Sulastri, jalan Yasin Gamsungi RT 001/RW 001 Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. Pindah domisili ke Kota Tidore Kepulauan.

Nursia Kader, jalan Batu Angus RT 005/RW 003, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Marheny, RT 007/RW 003 lingkungan Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Fara Caba, jalan Tolire RT 003/RW 002, Kelurahan Takome, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate.

Roslaini Sangadji, link. Karance RT 001/RW 004, Kelurahan Bastiong, Kecamatan, Ternate Selatan. Pindah domisili ke Desa Tafamutu, Kecamatan Moti.

Siti Samal, RT 003/ RW 001, Kelurahan Bastiong, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Tatiyani Ode Ana, RT 005/ RW 002, lingkungan Mangga Dua,  Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. 

Rohani Sukur, lingkungan Karance, RT 004/RW 003 Kelurahan Bastiong, Kecamatan Kota Ternate Selatan pindah domisili ke Desa Payahe, Kota Tidore.

Mariyam Syafi, lorong Kantor Lurah RT 009/RW 004 Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Ardia Adaran, jalan Salak RT. 002/RW 001 Kelurahan Makassar Barat, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate

pindah domisili ke Desa Waisai, Kecamatan Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Mahla Hasan, lingkungan Skep RT 003/RW 001 Kelurahan Salahuddin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate pindah domisili ke Desa Peot, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat.

Nursan Saban, RT 004/RW 002 Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Usman Robo, RT 001/RW 001Desa/Kelurahan Maitara, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Ahmad Abdullah, jalan Yasin Gamsungi RT 001/RW 001 Kelurahan Makassar Timur, Kecamatam Ternate Tengah, Kota Ternate, meninggal dunia sejak tahun 2015.

Haida Idris, jalan Julung RT 003/RW 003 Kelurahan Dufa-dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Insan Jabua, RT 002/ RW 001 lingkungan Marikurubu, Kecamaram Ternate Tengah Kota Ternate pindah domisili ke Desa Batu Raja, Kecamatan Wasile, Halmahera Timur.