Kontraktor Proyek Wayatim-Wayaua Diperiksa KPK

Gedung Merah Putih KPK. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Kontraktor proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Dari sejumlah nama itu, terdapat kontraktor yang menangani proyek jalan dan jembatan ruas Wayatim-Wayaua, Husen M. Nur Bangsa.

Pemerikasaan ini terkait dugaan suap proyek infrastruktur dan perizinan yang menyeret Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kasuba (AGK).

Selain Husen, sejumlah kontraktor lainnya yang turut diperiksa itu yakni Hartono The, Michael Henry Ong, Hesty Yanti, Muh. Akhrawi Amir, David Liangcy, Wahyu Wardany, Fenny Tjoayoknoto, Lucky Radjapati, dan Sukardi Marsaoly.

Penyidik lembaga antirasuah itu juga memeriksa mantan Sekda Provinsi Malut Muabdin Hi. Radjab, Musnawati Hi. Abd R selaku pegawai Pemprov yang juga sekretaris pribadi Kepala BPKAD Malut Ahmad Purbaya, dan Widiawaty Muhamad selaku ibu rumah tangga (IRT).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan penyidikan kasus yang menyeret AGK dan kawan-kawan ini terus dilakukan penyidik.

“Hari ini bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi tersebut,” jelas Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Senin (18/3). (gon/ask)