Mantan Istri Mendiang Burhan Abdurrahman Bayar Sisa Uang Penjualan Hotel ke Ahli Waris

M. Bahtiar Husni

PENAMALUT.COM, TERNATE – Mantan istri mendiang Burhan Abdurhaman, Nursia Abdul Haris, mulai melakukan pembayaran sisa uang penjualan hotel Vellya (saat Hotel Jati) ke ahli waris senilai 1 miliar.

Hotel Vellya saat itu dijual dengan harga Rp 10 miliar dan dilakukan pembayaran dua tahap. Tahap pertama 5 miliar kepada Nursia dan mantan suaminya yang telah dibagi. Kemudian pada tahap kedua dibayarkan 5 miliar, namun Nursia tidak memberikan kepada ahli waris. Atas dasar itu kemudian pihak ahli waris mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Ternate.

Pengadilan Negeri Ternate kemudian melakukan pengujian yang menyatakan sebagian telah digunakan untuk membayar utang mendiang Burhan Abdurahman, sehingga tersisa menjadi hak mendiang Burhan Abdurahman adalah 1,4 miliar sekian.

Ahli waris Burhan Abdurrahman melalui kuasa hukumnya, M. Bahtiar Husni menyatakan, pada 13 Juni kemarin telah dilaksanakan pembayaran tahap pertama sebesar 1 miliar. Pembayaran ini disepakati dua tahap yang dilakukan di PN Ternate. Dalam berita acara itu disepakati diselesaikan secara damai.

“Pada 13 Juni 2024 kemarin dilakukan pembayaran sebesar Rp 1 miliar. Untuk sisanya Rp 400 juta sekian itu diselesaikan paling lambat pada 30 Agustus nanti,” katanya, Senin (24/6).

Bahtiar berharap ini bisa lebih cepat diselesaikan. Dia juga berterima kasih kepada Nursia yang harus tunduk dan patut terhadap putusan itu pengadilan.

“Alhamdulillah beliau (Nursia) menunjukan itikad baik untuk menyelesaikan sebagaimana isi putusan yang telah berkekuatan hukum. Atas dasar itu, terkait dengan proses pelelangan yang akan kami ajukan kita tangguhkan sampai 30 Agustus. Kalaupun dibayarkan sisanya, maka saya kira sudah selesai proses antara ibu Nursia dan Fatmah,” ujarnya. (gon/ask)