Beri Kesaksian, Terdakwa AGK Heran Ridwan Arsan Ditangkap KPK

AGK saat menjadi saksi di sidang korupsi dengan terdakwa Ridwan Arsan. (Ridwan Hasan)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Terdakwa perkara suap, Abdul Gani Kasuba (AGK) selaku mantan Gubernur Maluku Utara memberikan kesaksian di persidangan untuk terdakwa lainnya, Ridwan Arsan.

Sidang tersebut digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Negeri Ternate, Kamis (4/7). Selain AGK, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menghadirkan terdakwa Ramadhan Ibrahim sebagai saksi.

Pada kesempatan itu, majelis hakim bertanya kepada mengenai hubungan AGK dengan terdakwa Ridwan Arsan, sehingga keduanya ditetapkan sebagai tersangka bersama beberapa orang lainnya.

AGK mengaku dirinya heran saat KPK menangkap dirinya dan Ridwan Arsan bersama beberapa orang lainnya.

“Waktu itu setelah pelantikan tiga bulan kemudian saya ke Jakarta, dari situ kemudian saya ditangkap KPK. Saya heran karena ada Ridwan Arsan, padahal baru saya lantik tiga bulan lalu,” kata AGK.

“Saudara tahu kenapa sampai Ridwan Arsan ditangkap,” tanya hakim kembali.

AGK pun menjawab bahwa dirinya merasa heran kenapa bisa ditangkap.

“Saya heran yang mulia kenapa bisa ditangkap,” jawabnya sambil tertawa kecil.

Pada kesempatan itu, AGK juga meluruskan pernyataan Plh Sekda Provinsi Maluku Utara Kadri Laetje terkait pemberian uang 500 juta dari Musyrifah Alhadar selaku istri Ridwan Arsan kepadanya.

Menurutnya, uang itu ia minta bantu kepada Ridwan dan itu diserahkan oleh Ridwan, buka Musyrifah.

“Itu uang Ridwan yang mulia,” ucapnya. (ask)