Di Wayaua Halmahera Selatan, Cawagub Sahril Thahir Paparkan Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Sahril Thahir melakukan kampanye di Desa Wayaua, Halmahera Selatan.

PENAMALUT.COM, LABUHA – Calon wakil gubernur Maluku Utara, Sahril Thahir, melakukan kampanye di Desa Wayaua, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (3/10) malam.

Kampanye terbatas tatap muka pada malam itu diguyur hujan deras. Meski demikian, warga Desa Wayaua dan sekitarnya terlihat berbondong-bondong menghadiri kampanye ini.

Di hadapan ratusan masyarakat yang hadir pada malam itu, Sahril yang maju berpasangan dengan Aliong Mus itu memaparkan program pendidikan dan kesehatan gratis.

“Bersama Aliong Mus, kami memastikan sekolah dan kuliah gratis. Kami mengetahui benar berapa banyak uang yang dimiliki Maluku Utara. Jika hanya menggratiskan sekolah dan kuliah, terlalu gampang bagi Aliong-Sahril,” ucap mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara itu.

Sahril menyebut dia dengan Aliong Mus telah menghitung besaran APBD provinsi. Sehingga itu, setiap program yang dicanangkan akan mampu direalisasi dengan APBD yang begitu besar.

“Kami sudah berjanji jika rakyat menghendaki memimpin negeri ini, tidak ada lagi yang namanya uang kuliah,” tegas Sahril.

Ketua Partai Gerindra Maluku Utara ini juga menjelaskan, dengan APBD kurang lebih 4 triliun, Aliong-Sahril memastikan akan menjalankan semua program yang telah digagas. Mulai dari sekolah dan kuliah gratis, pelayanan kesehatan gratis, anggaran minimal Rp 100 miliar tiap kabupaten/kota, gaji pengawai honorer setara UMP, menaikkan TPP ASN, pemekaran DOB, serta peningkatan anggaran perikanan, pertanian, koperasi dan UMKM.

“Yang lain tidak akan mampu mewujudkan, karena mereka tidak memiliki kekuatan dan tidak berpengalaman mengelola pemerintahan provinsi,” tuturnya.

Sahril berharap masyarakat jangan sampai salah memilih. Masyarakat harus memilih pemimpin yang memahami benar pemerintahan provinsi.

“Masyarakat silahkan cari tahu, paslon mana yang pernah mengelola pemerintahan provinsi. Dalam mengemban amanah rakyat, dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman,” pungkasnya. (ask)