MAJANG  

DPRD Ungkap Banyak Pungli di Internal PUPR, Minta Wali Kota Copot Rus’an Taib

Nurlaila Syarif

PENAMALUT.COM, TERNATE – DPRD Kota Ternate mengungkapkan adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di internal Dinas PUPR. Ini disampaikan anggota Komisi III DPRD, Nurlaila Syarif, saat paripurna RPMJD, Senin (19/5) tadi.

Nurlaila menyebut gaya komunikasi Kepala Dinas PUPR Rus’an M Nur Taib sangat buruk. Pihaknya selaku mitra sering menghubunginya untuk menyampaikan keluhan warga, akan tetap Rus’an tak pernah merespons. 

“Jangan dia (Rus’an) pikir kami telepon untuk minta-minta uang atau proyek, tidak ada DPRD seperti begitu. Malahan banyak hal harus sampaikan ke wali kota. Ada laporan diduga terjadi banyak punggli di internal PUPR dan banyak keluhan pihak ketiga,” tuturnya.

Masalah ini, lanjut Nurlaila, pihaknya akan memanggil Kepala Dinas PUPR Rus’an Taib untuk menggelar RDP.

“Selama ini kita tahan-tahan, tapi tidak ada itikad baik dari Kadis PUPR. Dugaan pungli ini berupa proses administrasi yang harus dibayar,” tandasnya.

“Kadis ini diberikan jabatan untuk melayani publik, DPRD ini mitra strategis. Tapi Kadis tidak mau membuka komunikasi,” sambungnya.

Nurlaila juga menyentil penyampaian pidato RPJMD Wakil Wali Kota pada poin kedua mengenai pembenahan infrastruktur. Sayangnya, Kadis PUPR Rus’an Taib tak hadir.

“Bagaimana menindaklanjuti kerja-kerja Wali kota dan Wakil Wali Kota Ternate kalau kadisnya seperti ini. Kami fraksi Nasdem menyarankan Wali Kota Tauhid Soleman agar mencopotnya, karena masih banyak sumber daya yang bagus, kenapa harus dipertahankan,” tandasnya. (udi/ask)