MAJANG  

Wawali Sebut Penarikan Retribusi di Kota Ternate Masih Bocor, Dorong Digitalisasi Parkir

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. (Udi/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Penarikan retribusi parkir di Kota Ternate selama ini masih mengalami kebocoran. Hal ini menyebabkan pendapatan dari sektor retribusi setiap tahunnya tak maksimal.

Hal Ini pun diakui sendiri Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. Untuk mencegah hal ini, Nasri mendorong agar segera diterapkan sistem digitalisasi parkir atau parkir digital.

“Solusi peningkatan PAD parkir sejak awal telah disampaikan bahwa harus melalui digitalisasi sistem pemungutan retribusi. Peralihan dari metode manual ke digital atau sistem tunai ke nontunai, dan ini diyakini dapat meningkatkan PAD secara signifikan dan menciptakan transparansi serta akurasi pelaporan pendapatan,” ujarnya, Senin (24/11). 

Menurutnya, selain meningkatkan PAD, digitalisasi parkir juga akan memperbaiki tata kelola parkir, memastikan juru parkir terdata, memperkuat pengawasan, dan memberikan kemudahan akses informasi bagi pemerintah maupun masyarakat.

Namun demikian, penerapan digitalisasi parkir ini masih terhambat, karena masih kurangn optimalisasi dari masing-masing OPD pengelola PAD, serta butuh koordinasi antar OPD lebih intens.

“Solusi sudah ada, tinggal dijalankan. Masalahnya belum ada skema yang matang dalam menerapkan metode digitalisasi secara penuh,” tuturnya. 

“Digitalisasi bukan sekadar urusan teknologi, tetapi soal transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pendapatan daerah yang lebih modern,” sambungnya.

Ia berharap OPD teknis segera bergerak bersama agar sistem digital dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan daerah.

“Kita ingin kebijakan yang adil, transparan, dan tidak membebani ASN maupun masyarakat. Maka dari itu, seluruh OPD pengelola PAD segera menyelaraskan langkah agar target pendapatan daerah dapat tercapai dan maksimal,” tambahnya,.

Nasri juga menyentil terkait wacana pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan PAD sektor retribusi parkir tepi jalan umum. Ia menilai hal itu bukanlah langkah yang tepat. Bagi dia, pemotongan gaji ASN bukanlah solusi. (udi/ask)