DAERAH  

Wali Kota Tidore: Cup Race I Dongkrak Ekonomi dan Tekan Balap Liar

PENAMALUT.COM, TIDORE — Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan bahwa ajang Wali Kota Cup Race I tidak sekadar menjadi perlombaan balap motor, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Sinen saat diwawancarai, Senin (27/4/2026). Ia menjelaskan, penyelenggaraan event balap motor tahun 2026 ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tidore.

Menurutnya, ajang ini dirancang menjadi agenda tahunan pemerintah daerah. Selama tiga hari pelaksanaan di Sirkuit Selawaring, diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang berdampak langsung pada sektor ekonomi masyarakat.

“Balapan di Sirkuit Selawaring ini berlangsung kurang lebih tiga hari. Selama itu tentu banyak pengunjung yang datang, sehingga akan berdampak pada perekonomian masyarakat Tidore,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan kepemudaan yang memiliki efek ekonomi, sekaligus memperkuat sektor pariwisata melalui penyusunan kalender event tahunan.

Lebih lanjut, Muhammad Sinen menyebut bahwa ajang ini juga menjadi bentuk pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun pemerintah, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang otomotif.

“Setelah ini, setiap pekan akan digelar latihan berhadiah di Sirkuit Selawaring, dan kegiatan ini didukung penuh oleh pemerintah,” katanya.

Rencana tersebut, lanjut dia, telah dibahas bersama IMI Kota Tidore sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet muda di cabang olahraga balap motor.

Selain mendorong ekonomi dan pengembangan bakat, penyediaan fasilitas resmi ini juga dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Karena pemerintah sudah menyiapkan fasilitas bagi mereka untuk menyalurkan bakat sebagai pembalap,” tutupnya.