DAERAH  

Buka Barumadoe Open Tournament, Wali Kota Tidore Ingatkan Warga Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks

PENAMALUT.COM, TIDORE — Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, membuka secara resmi Barumadoe Open Tournament ke-I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Bramovic, Desa Balbar, Kota Tidore Kepulauan, Senin (31/8).

Tak hanya berbicara soal sepak bola, Muhammad Sinen memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat. Ia mengingatkan warga agar mampu berpikir matang, tidak mudah terprovokasi isu dan hoaks, serta menjaga keamanan lingkungan di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering dan angin kencang.

Menurutnya, sepak bola modern bukan sekadar mengandalkan kekuatan fisik. Permainan di lapangan juga membutuhkan kecerdasan membaca situasi, ketenangan mengambil keputusan, hingga kemampuan mengendalikan ego demi kepentingan tim.

“Layaknya strategi dalam permainan domino yang lekat dengan kebersamaan kita, para pemain di lapangan hijau harus cermat menghitung peluang, membaca langkah lawan, menjaga ritme, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan,” katanya.

Ia menegaskan, satu kesalahan dalam mengambil keputusan dapat memengaruhi hasil pertandingan secara keseluruhan. Karena itu, seluruh pemain diminta mengedepankan sportivitas, menghormati keputusan wasit dan mengutamakan kepentingan tim.

Pesan tersebut, kata dia, juga relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga itu, ia meminta warga tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar, terutama di media sosial. Setiap informasi harus disaring dan dikonfirmasi sebelum masyarakat mengambil sikap atau menyebarkannya kembali.

“Seperti menata batu domino yang membutuhkan ketelitian agar tidak salah langkah, kita wajib menyaring setiap informasi yang masuk, tabayyun, dan mengedepankan akal sehat sebelum bereaksi,” tegasnya.

Ia menilai, sikap tersebut penting untuk menjaga ketenteraman, keharmonisan, dan persaudaraan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan.

Selain persoalan informasi, Wali Kota juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah secara sembarangan, terlebih dalam kondisi angin kencang.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Kelalaian kecil dapat memicu kebakaran dan merugikan masyarakat luas.

Di sisi lain, Muhammad Sinen memberikan apresiasi kepada generasi muda Desa Balbar yang menginisiasi turnamen tersebut. Ia menyebut kegiatan olahraga sebagai ruang positif untuk membangun karakter, memperkuat persaudaraan sekaligus menghindarkan generasi muda dari aktivitas yang tidak produktif.

“Olahraga harus mampu membentuk jasmani serta rohani yang kuat, sekaligus mengajarkan nilai kesabaran dan kerja sama nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Barumadoe Open Tournament Ke-I, Hanisa Hasan, mengatakan turnamen perdana tersebut mengusung tema “Bersatu dalam Kompetisi, Ukir Prestasi, Pererat Persaudaraan.”

Ia menyebut turnamen berlangsung sejak 29 Agustus hingga 30 September 2026 di Lapangan Sepak Bola Bramovic, Desa Balbar.

Sebanyak 21 tim dari berbagai daerah di Provinsi Maluku Utara ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Hanisa menjelaskan, Barumadoe Open Tournament digelar sebagai wadah kompetisi yang positif, aman dan kompetitif sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang sepak bola.

“Turnamen ini juga bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas dan solidaritas antar peserta, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif, serta membangun hubungan kerja sama yang harmonis antara panitia, masyarakat dan pihak sponsor,” pungkasnya.