[metaslider id="30652"]
DAERAH  

Wakili Wali Kota, Ismail Dorong Kader PKB Tidore Perkuat Pengabdian Kepada Masyarakat

PENAMALUT.COM, TIDORE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, mewakili Wali Kota menghadiri Orientasi Politik, Pengukuhan, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tidore Kepulauan masa bakti 2026–2031.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bougenville, Gamtufkange, Kamis (15/10), dengan agenda penguatan konsolidasi organisasi serta perumusan arah dan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.

file_00000000e98c8206a260f504a395d26a(1)
previous arrow
next arrow

Pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Tidore Kepulauan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Nomor 13600/DPP/01/VII/2026 tentang Penetapan Komposisi dan Personalia Dewan Pengurus Cabang Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, masa bakti 2026–2031. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Maluku Utara, Jasri Usman.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakannya, Ismail Dukomalamo mengatakan, orientasi politik, pengukuhan, dan Muskercab merupakan agenda penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus momentum memperkuat komitmen kader dalam menjalankan fungsi politik dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan orientasi politik, diharapkan menjadi kesempatan bagi kader untuk meningkatkan pengetahuan tentang demokrasi dan memahami tanggung jawab sebagai anggota partai,” kata Ismail.

Ia menambahkan, pengukuhan pengurus dan pelaksanaan Muskercab menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi, sekaligus menentukan arah kebijakan serta program kerja PKB Kota Tidore Kepulauan ke depan.

Ismail berharap, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, keputusan yang bijaksana, serta program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik perlu terus diperkuat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, keputusan yang bijaksana, dan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama, partai politik memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Ismail juga mengajak seluruh kader PKB untuk menjaga stabilitas politik, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Tidore Kepulauan.

Ia menegaskan, dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik, dibutuhkan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan. Perbedaan pandangan dan pilihan politik, kata dia, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kerja sama demi kepentingan masyarakat.

“Pemerintah daerah juga membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik, salah satunya PKB, dalam menjalankan program pembangunan. Namun, satu hal yang perlu dijaga adalah setiap perbedaan pandangan dan pilihan hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ismail mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan, merawat nilai-nilai adat dan budaya, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Ia berharap, seluruh pengurus PKB yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi, sehingga kehadiran partai mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mari kita menjaga persatuan, merawat nilai-nilai adat dan budaya, serta memperkuat semangat demi terwujudnya Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju dan berkelanjutan untuk semua,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, menegaskan bahwa Muskercab bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat konsolidasi dan membesarkan PKB di Kota Tidore Kepulauan.

Menurut Jasri, dibutuhkan kekompakan, keberanian, dan komitmen kuat dari seluruh pengurus untuk mendorong perkembangan partai serta memperluas kontribusinya bagi masyarakat.

“Muskercab ini bukan hanya sekadar seremonial belaka, tetapi sebuah momentum untuk membesarkan PKB di Kota Tidore yang harus memiliki kekuatan dan nyali yang kuat untuk membangun partai ini,” kata Jasri.

Ia menjelaskan, PKB tidak hanya berorientasi pada kepentingan politik praktis, jabatan, maupun perolehan kursi di DPRD. Lebih dari itu, partai tersebut memiliki nilai ideologis yang menempatkan politik sebagai sarana membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

“PKB harus lebih maju dan berkembang untuk daerah ini ke depan. PKB bukan semata-mata memperjuangkan urusan dunia, tetapi memiliki ideologi bagaimana politik bisa membawa berkah dan menjadikan kader memberikan rahmat bagi alam semesta. Kader PKB bukan hanya mengurus jabatan maupun anggota DPRD, tetapi juga memiliki tanggung jawab dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Jasri juga mengajak seluruh pengurus PKB Kota Tidore Kepulauan untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam membangun partai. Ia berharap Muskercab dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang realistis serta dapat dilaksanakan untuk memperkuat eksistensi PKB di daerah tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan dari Fraksi PKB, Ketua DPC PKB Kota Tidore Kepulauan, serta jajaran pengurus dan anggota PKB setempat.

Desain Tanpa Judul (5)
previous arrow
next arrow