[metaslider id="30652"]

Gubernur Sherly ke Siswa SMA 1 Tidore: Kurangi Seremonial, Fokus Kembangkan Bakat

PENAMALUT.COM, TIDORE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengingatkan pihak sekolah agar mengurangi kegiatan seremonial yang menggunakan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) maupun Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Ia meminta anggaran pendidikan lebih diarahkan pada kegiatan yang mampu menginspirasi siswa dan mengembangkan bakat mereka.

Pesan tersebut disampaikan Sherly saat menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Rabu (28/10).

file_00000000e98c8206a260f504a395d26a(1)
previous arrow
next arrow

Kunjungan kerja Gubernur Maluku Utara itu disambut Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, di Pelabuhan Trikora. Setelah itu, rombongan menuju SMA Negeri 1 Tidore untuk menyaksikan pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Dalam arahannya, Sherly menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang dinilainya mampu menyelenggarakan kegiatan secara mandiri, termasuk berupaya mencari anggaran untuk menyukseskan acara tersebut.

Ia juga mengapresiasi kemeriahan peringatan Sumpah Pemuda serta penampilan para siswa yang mengenakan pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi peringatan Sumpah Pemuda di SMA 1 Tidore ini. Sangat meriah, penuh usaha, dan para siswa-siswi juga menampilkan baju adat berbagai provinsi dengan dandanan yang cantik. Semoga ini terus menginspirasi generasi muda di Kota Tidore untuk mengembangkan minat dan bakatnya di berbagai bidang,” katanya.

Di hadapan para siswa dan pihak sekolah, Sherly secara khusus berpesan agar pemanfaatan dana BOSP maupun BOSDA benar-benar memberikan dampak positif bagi peserta didik.

“Kurangi kegiatan seremonial yang menggunakan dana BOSP maupun BOSDA. Akan tetapi, lakukan kegiatan yang membuat siswa terinspirasi dengan bakat yang mereka miliki sebagai bentuk apresiasi,” tegasnya.

Sherly juga memotivasi para siswa agar memanfaatkan fasilitas dan akses pendidikan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan diri. Ia mengingatkan generasi muda supaya tidak menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak produktif.

Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mampu membuka ruang bagi siswa untuk mengenali, mengasah, dan mengembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Senada dengan Gubernur, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sherly dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMA Negeri 1 Tidore.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Tidore untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan, khususnya di bidang pendidikan dan bidang lainnya.

“Harapannya, dengan kehadiran Ibu Gubernur di Tidore ini, dapat memberikan motivasi kepada generasi muda Tidore pada umumnya dalam pengembangan bakat, baik di bidang pendidikan dan lain sebagainya,” ujar Muhammad Sinen.

Usai menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda, Sherly bersama Muhammad Sinen dan Ismail Dukomalamo juga menerima kunjungan Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo.

Rombongan kemudian meninjau pembangunan sumur bor air tanah di Kelurahan Tomagoba, sebelum melanjutkan kunjungan ke Gurabunga dan Kedaton Tidore.

Desain Tanpa Judul (5)
previous arrow
next arrow