PENAMALUT.COM, TERNATE – Calon gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara, Kamis (17/10).
Sherly menggantikan suaminya, Benny Laos, yang meninggal dalam insiden kebakaran speed boat yang terjadi di Pelabuhan Desa Bobong, Kabupaten Taliabu, Sabtu (12/10) lalu.
Sherly yang ikut dalam rombongan speed boat itu juga mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam perawatan medis di Jakarta. Sehingga itu, pendaftaran Sherly sebagai calon gubernur itu diwakili pasangannya Sarbin Sehe selaku calon wakil gubernur.
Sarbin pada kesempatan itu, mengapresiasi delapan partai politik yang memutuskan untuk memberikan ruang pengganti Benny Laos. Sehingga hari ini dilakukan penyerahaan seluruh berkas pendaftaran ke KPU.

“Tadi KPU sudah menerima semua berkas pendaftaran. Alhamdulillah semua berjalan baik, meski satu sisi sedang berduka. Namun di sisi lain demokrasi harus berjalan,” ujarnya.
“Saya dan ibu Sherly akan terus menghadirkan masa depan cita-cita mulia Pak Benny agar Maluku Utara sejahtera dan berkeadilan,” sambungnya.
Dia menyebut Sherly secara mental sudah siap untuk menggantikan suaminya dan melanjutkan perjuangan dan kemudian turun ke desa-desa untuk berkampanye. Bahkan Sherly menyatakan kesiapan dirinya untuk maju calon gubernur Maluku Utara dengan program-program berkelanjutan.
“Secara mental dan fisik sudah dinyatakan dokter bahwa Ibu Sherly sehat. Beliau masih butuh waktu untuk proses perawatan di Jakarta,” jelasnya.
Mantan Kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara itu juga menyampaikan duka yang mendalam atas minggalnya enam korban termasuk Benny Laos dalam insiden tersebut.
Sarbin sangat optimis akan memenangkan pertarungan pilkada 27 2024.
“Namanya pertarungan siapa yang ingin kalah, pasti menang dan itu optimis kita,” pungkasnya. (udi/ask)















