[metaslider id="30652"]

HUT Ke-27 Malut, Sherly Targetkan 300 Kilometer Jalan dan Perkuat Konektivitas Wilayah

PENAMALUT.COM, SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan pemerataan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi. Upaya tersebut diarahkan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Penegasan itu disampaikan Sherly dalam pidato pada malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara di Alun-Alun Sofifi, Sabtu (10/10).

Desain Tanpa Judul (5)
previous arrow
next arrow

Mengenakan pakaian adat khas Tobelo, Sherly mengibaratkan Maluku Utara sebagai sebuah rumah besar yang telah berusia 27 tahun. Menurutnya, rumah tersebut membutuhkan peremajaan dan penyegaran di berbagai sektor pembangunan.

Ia menyebut sejumlah fondasi utama yang perlu diperkuat, mulai dari pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK/SLB, peningkatan kualitas layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

“Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pernah menjadi yang tertinggi secara nasional. Namun, fundamental utamanya harus diselesaikan, salah satunya adalah konektivitas,” ungkap Sherly di hadapan ribuan warga yang memadati Alun-Alun Sofifi.

Dalam kesempatan itu, Sherly memaparkan pembangunan jalan yang telah dilaksanakan pemerintahannya sepanjang 150 kilometer pada 2025 dan 2026. Pemerintah provinsi menargetkan pembangunan 150 kilometer jalan tambahan pada 2027.

Dengan demikian, total pembangunan jalan yang ditargetkan mencapai 300 kilometer. Peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta akses pelayanan publik antardaerah.

Selain pembangunan jalan, pemerintah provinsi juga merencanakan akses langsung melalui jalur Trans Kie Raha dari Sofifi menuju Halmahera Tengah. Jalur tersebut ditargetkan dapat memangkas waktu perjalanan menjadi sekitar satu jam pada 2027.

Sherly juga mengungkapkan wacana pembangunan bandara komersial di wilayah tersebut sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat konektivitas Maluku Utara.

Pembangunan infrastruktur jalan, akses transportasi, dan konektivitas udara diharapkan menjadi penopang pemerataan pembangunan di provinsi kepulauan tersebut.

Momentum HUT ke-27 Maluku Utara pun menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menegaskan arah pembangunan ke depan, dengan memastikan infrastruktur dan pelayanan publik semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. (ask)