PT IWIP Dinilai Tak Berpihak Pada Buruh Lokal

0
Husen Mahmud (dok. facebook)

TERNATE – Pemecatan secara sepihak perusahaan tambang PT IWIP Halmahera Tengah kepada Husen Mahmud menuai kecaman dari banyak pihak. Pemecatan yang dinilai sebagai arogansi korporasi asing kepada hak buruh lokal tersebut terjadi saat Husen Mahmud menyuarasakan kegelisahannya menyangkut upah di sosial media. Tidak hanya memecat, PT IWIP bahkan mempolisikan Husen dengan dalih pencemaran nama baik perusahaan.

Juru Bicara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Utara (Malut) Ikhwan Muhammad, menilai apa yang dilakukan PT IWIP akan memancing amarah warga Maluku Utara. Menurutnya, PT IWIP tidak menunjukkan keberpihakan atas hak-hak buruh lokal sejak PHK besar-besaran yang terjadi sejak Maret lalu. Meski pasca itu, telah terjadi perjanjian damai, PT IWIP malah kembali menunjukkan arogansinya yang tidak memihak burul lokal.

“Kehadiran perusahaan tambang yang seharusnya jadi penopang kebangkitan ekonomi daerah malah jadi penyengsara. Sejauh ini PT IWIP hanya menimbulkan masalah, tidak ada konstribusi untuk daerah. Merusak lingkungan, konflik dengan suku anak dalam, Maret kemarin ada konflik besar-besaran dengan buruh, dan saat ini PT. IWIP kembali berulah,” tegas Ikhwan.

Ikhwan menambahkan, ditengah serangan wabah Covid-19 ini, harusnya PT IWIP ikut ambil bagian dalam menangani daerah, terutama dalam membantu masyarakat sekitar tambang yang menjadi warga terdampak Covid-19. Tidak terlihat melakukan apa-apa, IWIP malah bertindak sangat diskriminatif kepada warga Maluku Utara yang menjadi buruh.

“Tindakan ini sangat diskriminatif dan arogan. IWIP sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Maluku Utara harusnya ikut ambil bagian dalam menolong masyarakat Maluku Utara. IWIP jangan semena-mena bertindak apalagi hingga bertindak sangat diskriminatif seperti itu,” tambahnya.

KNPI Malut dalam melihat kejadian ini, juga meminta kepada Polda Maluku Utara agar tidak memproses laporan PT IWIP kepada Husen Mahmud. “KNPI Malut dengan tegas meminta kepada Polda Malut atau jajaran kepolisian di Maluku Utara agar tidak meproses. Jika Husen Mahmud diproses, maka hukum di daerah ini tumpul ke bawah. Sebagai wadah pemuda kita tidak akan diam, kita akan ambil langkah melakukan aksi besar-besaran,” papar Ikhwan, tegas.

KNPI Malut juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk rapikan barisan lawan ketidakadilan yang dialami buruh lokal di perusahaan tambang. KNPI Malut akan segera melayangkan undangan kepada PT IWIP untuk bicara terbuka terkait masalah ini. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here