DPRD Malut Berjanji, Perjuangkan Anggaran Covid-19 Untuk Halbar

0
Komisi II DPRD Malut dalam kunjungannya ke Pemkab Halbar.

PENA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar kunjungan kerja (Kunker), dalam rangka memantau dampak dari mewabahnya Pandemi Covid-19 di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Rabu (24/6).

Koordinator Kunker Komisi II DPRD Malut Wahda Zainal Imam, ketika diwawancarai usai pertemuan dengan Pemkab Halbar mengatakan, kunker ini dalam rangka untuk memantau apa pengaruh covid-19 terhadap masyarakat Halbar secara keseluruhan.

“Jadi ternyata berdasarkan data yang disampaikan dari Pemkab Halbar tadi, terdapat beberapa item bahwa subsektor pembangunan diantaranya UKM, penginapan, dan restoran tidak memperoleh penghasilan. Tentu itu sangat berpengaruh pada pendapatan daerah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Wahda menuturkan, bahwa menyangkut dengan restoran, rumah makan, serta penginapan atau hotel yang pendapatannya sangat berkurang drastis, mengakibatkan daya beli masyarakat berkurang sama sekali.

“Itu point yang kami dapat di Halbar pada kali ini akibat dampak dari Covid-19,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Malut ini menambahkan, ada beberapa kegiatan yang nantinya disupport oleh Pemorov Malut. Diantaranya adalah bantuan dana dari kepada kabupaten kota, termasuk Halbar juga perlu diperjuangkan agar bisa mendapatkan bagian dari pagu anggaran 148 APBD Malut yang dilakukan perubahan untuk melayani berbagai hal menyangkut dengan Covid-19.

Sambung Wahda, dana ini untuk penanganan Covid-19 termasuk segala bentuk dampak dan pengaruhnya kepada masyarakat. Seluruh anggaran bernilai Rp 148 M dari APBD. Namun, dari total anggaran tersebut, menurut Wahda, hingga kini DPRD Malut belum memperoleh data seberapa besar anggaran yang telah digunakan oleh Pemprov Malut untuk penanganan Covid-19.

“Ini belum kita ketahui. Tetapi kabupaten kota telah kami kunjungi, anggarannya sangat kecil sekali yang diserahkan oleh Pemprov. Jadi, kami ingin Halbar harus peroleh bantuan untuk mengurangi beban-beban yang telah disampaikan tadi,” ungkapnya.

“Untuk besaran bantuan belum bisa kami pastikan berapa banyak, yang penting harus ada penyaluran dari provinsi, karena Kabupaten Halbar ini juga mendapatkan dampak yang sangat terpukul dari Covid-19,” tukas Politisi Partai Gerindra ini. (mi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here