Pilkada Haltim, MONAS Turun Langsung Dengarkan Keluhan Warga

0
Paslon MONAS saat turun langsung ke rumah warga di Kecamatan Maba Tengah. (Istimewa)

PENA -Tidak hanya melakukan kampanye di lapangan terbuka, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Moh. Abdu Nasar dan Aziz Ajarat turun ke masyarakat dan memdengar keluhan mereka. Ini dilakukan paslon berjargon MONAS itu agar mengetahui apa-apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga apabila terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Haltim periode 2021-2025, maka paslon MONAS akan menjadikan prioritas perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Seperti yang dilakukan paslon MONAS di Desa Bangul dan Desa Beringin Lamo, Kecamatan Maba Tengah. Paslon yang diusung PDIP, Gerindra, Garuda dan PBB ini bersilaturahmi dengan warga untuk mendengarkan keluhan yang dihadapi warga dua desa tersebut selama ini.

Di Desa Bangul, warga yang mayoritas petani ini mengeluhkan belum adanya irigasi, saluran pembuangan, saluran tersiar, alat panen. Bahkan bibit serta obat-obatan yang sulit didapat. Selama ini, masyarakat bercocok tanam sawah di daerah itu hanya mengandalkan turun air hujan. Sementara di Desa Beringin Lamo, warga mengeluhkan soal pembangunan masjid yang belum selesai. Harapan mereka, jika MONAS dipercayakan memimpin Haltim, rumah ibadah juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Menjawab keluhan tersebut, calon Bupati Moh Abdu Nasar mengatakan bahwa alasan bersilaturahmi secara langsung dengan warga ini agar mengetahui pasti kebutuhan masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Sehingga setiap program dan kebijakan yang dilakukan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat.

“Kenapa kami harus tatap muka, supaya kita bisa mengetahui langsung keluhan-keluhan masyarakat,” ujarnya.

Terkait irigasi, meski dirinya belum jadi bupati, ia akan membantu memperjhangkan melalui Balai Wilayah Sungai di Kota Ternate.

“Saya tidak berjanji, tapi saya akan bantu penjuangkan agar bisa masuk di tahun 2021 ini,” ujarnya.

Sementara terkait saluran pembuangan dan tersiar, jika dirinya dan Aziz memimpin Haltim ke depan, maka akan bersama DPRD bakal memperjuangkan pengalokasian anggaran di APBD Haltim. Meski itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Kalau urusan di pemerintah daerah, nanti kita perjuangkan di APBD jika kami sudah memimpin Haltim. Karena meski APBD sudah ditetapkan bisa diubah melalui tahapan penganggaran di pemerintahan dan DPRD,” terangny.

MONAS juga menawarkan soal pupuk, ke depan bakal menghadirkan distributor di Haltim. Pupuk dan obat ini selalu menjadi keluhan petani di Haltim. Selama ini petani hanya mengharapakan distribusi pupuk dan obat-obatan dari Ternate dan Tobelo Halmahera Utara. Soal pupuk selama ini diambil di Subaim, sementara di Subaim jadi rebutan petani, karena jatah yang tadinya 2.400 kini tinggal 800.

“Ini masalah. Jadi solusinya kita harus hadirkan distribusi pupuk di Haltim, karena selama ini distribusi pupuk ada di Tobelo dan Ternate. Kalau tidak ada distribusi pupuk di Haltim, bagaimana kita bicarakan pertanian Haltim,” tandas mantan Sekda Haltim itu.

Sedangkan untuk rumah ibadah, Paslon MONAS juga sudah menjadikan sebagai salah satu program prioritas yang bakal dialokasikan setiap tahun pada APBD. Tujuannya agar bisa membangun rumah ibadah yang layak dan memadai di Haltim secara keseluruhan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here