Setubuhi Anak di Bawah Umur, 6 Pria Ditangkap, Satu Kabur

  • Bagikan
Ilustrasi
banner 468x60

PENA – Dugaan pemerkosaan yang dilakukan 7 pria terhadap salah seorang remaja putri di salah satu kelurahan di Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, rupanya bukan pemerkosaan. Lebih tepatnya disebut persetubuhan anak di bawah umur.

Ini karena tidak ada pemaksaan saat korban digilir 7 pria tersebut. Hal ini terungkap, setelah pihak kepolisian dari Polsek Ternate Selatan melakukan introgasi terhadap korban. Bahkan dalam kasus ini, korban persetubuhan anak di bawah umur itu diketahui dua orang. Sebut saja Bunga (15) dan temannya Mawar (14).

Kapolsek Ternate Selatan, Iptu Supriyadi, mengungkapkan peristiwan ini terjadi pada Sabtu (23/1) malam lalu. Saat itu kedua korban berjalan kaki dari arah selatan menuju pusat kota. Tiba-tiba saja pelaku yang mengenderai mobil mikrolet menghampiri keduanya dan menanyakan tujuan mereka. Pelaku langsung mengajak kedua korban naik ke mobil untuk diantarkan ke tempat tujuan.

Setelah korban naik ke mobil, pelaku rupanya tidak mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Pelaku malah membawa kedua korban ke salah satu rumah di Kecamatan Ternate Selatan. Di rumah itu, sudah ada teman pelaku yang menunggu di sana. “Di rumah itu korban diajak ngoborol, lalu pelaku melancarkan aksinya,” ujar Supriyadi, Senin (25/1).

Pelaku kemudian mengajak salah satu korban yang masih berusia 15 tahun ini untuk bersetubuh di dalam kamar mandi. Korban pun mengiyakannya. Selain di kamar mandi, pelaku bersama 6 temannya menggilir korban di dalam kamar. 7 pelaku ini juga melakukan hal yang sama terhadap korban lain yang masih berusia 14 tahun.

Saat digilir, kedua korban tidak berteriak. “Kalau diperkosa, korban pasti berteriak. Tapi korban tidak teriak. Ini dilakukan secara bergantian oleh para pelaku. Jadi kasus ini lebih tepatnya persetubuhan anak di bawah umur,” katanya.

“Jadi mainnya itu di kamar dan kamar mandi. Semua dapat giliran. Korban saat ditanya dipaksa atau tidak, korban jawab tidak dipaksa. Hasil visum juga tidak ada luka,” jelas Kapolsek.

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa korban yang berusia 14 tahun ini diketahui telah bersuami. Namun lantaran diduga ada masalah dengan suaminya, sehingga korban kabur dari rumah. Atas peristiwa ini, orang tua korban telah melaporkannya ke Polsek Ternate Selatan.

Kedua korban juga telah dimintai keterangan. Enam pelaku kini telah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan. Sementara satu pelaku yang kabur masih dalam pengejaran. Atas perbuatan mereka, para pelaku diancam pidana sesuai pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E UU Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya 5 sampai 15 tahun penjara,” pungkasnya. (nda)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *