Usulan Kawasan Regional Kota Sofifi Tinggal Menunggu Persetujuan Kemendagri

0
Kepala Bagian Otda Biro Pemerintahan Setda Malut, Taufiqurrahman Marasabessy. (Istimewa)

PENA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Gubernur Abdul Gani Kasuba telah mengusulkan adanya sebuah kawasan regional kota Sofifi ke pemerintah pusat.

Proposal usulan kawasan regional ini telah diserahkan langsung Gubernur kepada Mendagri M. Tito Karnavian saat melakukan kunjungan kerja ke Malut beberapa waktu lalu.

Bahkan saat ini usulan Pemprov Malut ini telah dibahas di tingkat eselon I Kemendagri. Ini artinya, Pemprov tinggal menunggu hasil pembahasan tersebut apakah disetujui atau tidak. Jika disetujui, maka keinginan Pemprov Malut agar lebih leluasa dalam melakukan pembangunan di Ibukota Provinsi bisa tercapai.

“Informasi terakhir sudah dibahas. Kita tinggal mrnunggu hasil tanggapan terhadap usulan gubernur ini,” kata Pelaksana Harian (Plh) Karo Pemerintahan, Taufiqurrahman Marasabessy, saat ditemui Selasa (2/2) tadi.

Menurutnya, sesuai dengan arahan Gubernur agar Pemprov Malut memiliki kerangka regulasi dalam mengelola anggaran dan melaksanakan kegiatan pembangunan, maka salah satunya adalah membentuk kawasan regional Sofifi.

Jika ini sudah disetujui Kemendagri, maka akan menjadi payung hukum. Sehingga aktivitas Pemprov Malut dalam upaya percepatan pembangunan di Sofifi memiliki kerangka hukum.

Ia bilang, cakupan wilayah kawasan regional Sofifi ini mulai dari Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, sampai ke Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Kawasan ini sebetulnya, kata dia, tidak terbatas wilayah administrasi.

“Mencakup beberapa wilayah otonom juga tidak masalah. Sifatnya tidak administrasi dan tidak otonom,” jelas Kabag Otonomi Daerah (Otda) Biro Pemerintahan ini. (ask)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here