Sejumlah Gedung SMA/SMK di Tikep Butuh Perhatian, Kadikbud: Kita Upayakan Yang Terbaik

0
Kadikbud Malut, Imam Makhdy Hassan. (Istimewa)

PENA – Sejumlah gedung SMA/SMK di Kota Tidore Kepulauan butuh perhatian pemerintah, terutama dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara.

Ini terlihat saat Kadikbud Malut, Imam Makhdy Hassan beserta jajaran eselon III dan IV melakukan kunjungan ke Kota Tikep dan meninjau langsung beberapa gedung sekolah, pada Rabu (3/2).

Dari hasil tinjauannha, terdapat beberapa sekolah yang bangunannya sudah harus diperhatikan. Bahkan ada sekolah yang sebagain tiangnya sudah retak, dan ada juga sekolah yang belum memiliki ruang pertemuan. “Saya dan staf sudah cek langsung, dan itu ditemukan ada beberap sekolah yang harus diperhatikan. Insya Allah Dikbud Malut akan berupaya yang terbaik untuk sekolah ini,” ujarnya.

Menurutnya, dengan meninjau langsung ke gedung sekolah tersebut, maka dapat memastikan peningkatan mutu pendidikan di Malut itu terlaksana secara baik atau tidak. Terkait dengan rehabilitasi gedung atau dibangun baru, pihaknya akan mengupayakannya.

Ia bilang, perbaikan pada lembaga pendidikan tidak sesederhana yang dipikirkan, karena butuh perbaikan yang berkelanjutan. Sehingga itu, langkah yang diambil terkait peningkatkan mutu pendidikan adalah memperkuat kurikulum.

Sebab, kata dia, kurikulum adalah instrumen pendidikan yang sangat penting dan strategis dalam menata pengalaman belajar siswa dalam meletakkan landasan-landasan pengetahuan, nilai, keterampilan, dan keahlian dalam membentuk atribut kapasitas yang diperlukan untuk menghadapi perubahan-perubahan sosial yang terjadi.

Meski demikain, perlunya sarana pendukung infrastruktur sekolah yang lebih memadai. Apalagi ada bangunan sekolah yang sudah tua, maka tidak bisa dibirkan dan harus diperhatian. “Sehingga dapat dimanfatkan para siswa dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik,” tukasnya.

Terpisah, Kepala SMK Negeri I Kota Tikep, Ali Jumati, bersyukur atas kehadiran Kadikbud Imam Makhdy di sekolahnya. Selama ini, kata dia, pasca pengalihan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi, belum pernah ada Kepala Dikbud yang datang berkunjung. “Hari ini kami dikunjungi Kepala Dikbud. Kami bersukur sekali. Semoga Pendidikan Malut di bawa pimpinan Pak Imam Makhdy dapat menciptakan perubahan,” tandasnya. (ask)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here