Soal Pergantian Kepsek, Komisariat Alkhairaat Malut Anggap Hal Biasa

0
Hasby Yusuf. (Istimewa)

PENA – Pelantikan kepala sekolah SMA/SMK dan SLB di Provinsi Maluku Utara belum lama ini banyak mendapat protes. Menanggapi hal itu, pengurus komisariat Alkhairaat wilayah Maluku Utara persoalan pergantian jabatan Kepsek adalah hal biasa.

“Saya rasa tidak akan terjadi jika semua pihak memahami masalah dengan jernih dan objektif. Pergantian Kepaek yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut telah melalui evaluasi dan kajian yang mendalam, guna peningkatan mutu dan tata kelola pendidikan khususnya sekolah,” ujar Pengurus Komisariat Wilayah Alkhairaat Maluku Utara, Hasby Yusuf kepada wartawan, Kamis (11/3).

Hasby mencontohkan di Alkhairaat, banyak kepala sekolah SMA Alkhairaat di Malut juga Kepseknya diganti. Pihaknya telah berkomunikasi dengan Dikbud Malut dan telah mendapatkan penjelasan yang komprehensif. Sehingga itu, pihaknya setuju dan mendukung kebijakan rotasi kepala sekolah demi perbaikan tata kelola dan tercapainya tujuan pendidikan nasional.

Menurtnya, kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas untuk mengelola dan memimpin sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Artinya kepala sekolah itu tugas tambahan dan fungsi manajerial atau kepemimpinan.

Sehingga pergantian kepala sekolah yang dilakukan Dikbud Malut adalah bagian dari upaya kaderisasi kepemimpinan dan juga penataan manajemen sekolah. Bagia dia, jabatan kepala sekolah adalah amanah. Karena itu, memaknai pergantian dan pergeseran kepala sekolah dari satu sekolah ke sekolah yang lain sebagai upaya pemberian tanggungjawab yang tidak sekadar kepemimpinan, tapi juga moral.

“Ada kepala sekolah yang bagus kinerjanya dipindahkan ke sekolah yang lemah dalam tata kelola, bagi kami adalah upaya perbaikan tata kelola dan peningkatan mutu,” jelas Direktur eLS’KAP ini.

Hasby bilang, pergantian jabatan kepsek adalah hal yang biasa dalam sebuah institusi atau organisasi sekolah. Ini dilakukan demi penyegaran dan pembinaan karir. Harapannya adanya pergantian atau rotasi dan mutasi kepala sekolah ini dapat membawa perbaikan pada mutu pendidikan.

Pergantian kepala sekolah, lanjut dia, juga harus dipandang sebagai upaya Dikbud dalam melakukan pemerataan dan keadilan untuk perbaikan mutu sekolah di seluruh Maluku Utara. Fakta bahwa timpangnya mutu sekolah antar daerah juga karena soal kepemimpinan kepala sekolah. “Oleh karena itu, kita harus melihat semua upaya Dikbud sebagai bagian dari ikhtiar baik,” terangnya.

Dirinya meminta polemik pergantian kepala sekolah harus diakhiri. Biarkan Dikbud melakukan penataan manajemen pendidikan sekolah, tentu publik juga akan mengawasi apakah pergantian kepala sekolah memberikan dampak signifikan bagi perbaikan mutu sekolah atau tidak.

Kepada kepala sekolah yang baru dilantik agar bisa mengayomi para guru dan bawahannya dengan cara bekerjasama untuk meningkatkan kemajuan dunia pendidikan. Kepala sekolah harus mampu mengembangkan mutu pendidikan dan memotivasi siswanya.

“Dan kepada Dikbud Malut agar fokus memperbaiki sarana dan prasarana gedung sekolah, kualitas kepala sekolah, guru, dan menyehatkan dinamika pendidikan serta fokus meningkatkan akhlak para siswa,” pungkasnya. (ask)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here