Rapat Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Halut Terpilih Diwarnai Aksi Walkout

  • Bagikan
Suasana rapat paripurna penetapan bupati dan wakil bupati Halut terpilih. Tampak empat anggota DPRD yang memilih walkout. (Chido Penamalut)

Penamalut.com, Tobelo – Rapat paripurna penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Halmahera Utara, Frans Manery dan Muchlis Tapi Tapi, yang berlangsung di ruang rapat Bangsaha DPRD Halut pada Rabu (5/5) tadi terjadi aksi walkout anggota DPRD dari PKB maupun PDIP.

Rapat peripurna yang baru berlangsung kurang lebih 10 menit, PKB dan PDIP yang merupakan partai pengusung pasangan calon bupati Halut, Joel Wogono-Said Bajak (JOS), menyampaikan pendapatnya di hadapan pimpinan DPRD untuk menunda rapat paripurna penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih.

Setelah menyampaikan pendapatnya, empat anggota anggota DPRD yang tergabung dalam partai PKB maupun PDIP yakni Irfan Soekoenay, Fahmi Musa, Irwan Djam, dan Yusri Bailussy memilih keluar dari ruang paripurna.

Meski demikian, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Yulius Dagilaha ini tetap dilanjutkan hingga selesai.

Ketua DPRD Halut, Yulius Dagilaha, menjelaskan bahwa pihaknya hanya melanjutkan hasil KPU.

“Jika akhirnya Mahkama Konstutisi (MK) berpendapat lain, misalnya mengabulkan gugatan, ya kita harus tunduk juga dan melakukan paripurna lagi. Paripurna hari ini kan tidak mengikat, kita hanya mengumumkan hasil KPU,” jelasnya saat ditemui usai rapat paripurna.

Sementara Ketua DPC PKB Halut, Irfan Soekoenay, mengatakan bahwa pada prinsipnya PDIP dan PKB tetap menolak paripurna. Pihaknya meminta rapat paripurna itu ditunda, karena calon bupati dan wakil bupati Halut Joel B. Wogono dan Said Bajak sudah resmi memasukan gugatan di MK.

“Bagaimana mau dilanjutkan, sementara pokok sengketa sudah masuk secara resmi dan tinggal menunggu jadwal persidangan,” ujarnya.

“Ini artinya belum bisa jalan, karena sudah masuk perkara dan kami tetap kawal sampai pada tingkat Gubernur dan Mendagri. Karena yang dilakukan itu salah dan keliru. Kami juga berencana untuk somasi pimpinan DPRD,” pungkas Irfan (fnc/red)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!