banner 728x250

Kearifan Tempatan Jadi Dasar Pergerakan Gekrafs Maluku Utara

  • Bagikan
Talkshow Kebaya Fest 2021, Minggu (6/6) malam.
banner 468x60

PENAMALUT.COM, TERNATE – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Maluku Utara (Malut) mulai melakukan riset guna mengidentifikasi potensi dan kearifan masyarakat tempatan di Malut. Riset itu menjadi dasar pergerakan orang muda yang tergabung di Gekrafs.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Riset dan Pelestarian Budaya Tradisi Nusantara Gekrafs Malut, Faris Borero, dalam acara talkshow Kebaya Fest 2021, Minggu (6/6) malam.

banner 336x280

Talkshow Kebaya Fest juga dihadiri oleh Ofa Firman Mudaffar Syah dari Kesultanan Ternate, Fitrah Ningsih yang merupakan Jujaru Legu Gam Maloko Kie Raha 2013, dan ketua Ternate Heritage Society Didith Prahara.

Faris, yang juga jurnalis ini menambahkan, gerakan ekonomi kreatif sudah masih di era ini. Ide, kreativitas dan kemampuan mengintensifkan informasi menjadi faktor utama untuk mengembangkan konsep.

Selain itu, sambungnya, pemerintah sebelumnya telah membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan terdapat 16 subsektor yang ditetapkan sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif. Dari 16 subsektor itu, ada beberapa yang sebenarnya menjadi penting untuk dikembangkan di Maluku Utara.

“Ada seni pertunjukkan, fotografi, dan lainnya. Ada Juga soal penerbitan. Nah, kita di Maluku Utara ini sebenarnya banyak penulis tapi sulit mencari penerbit,” jelas Faris.

Tak hanya itu, bagi Faris, peran Gekrafs di daerah-daerah juga punya tantangan. Sebab, setiap daerah punya karakter tersendiri. Oleh karena itu, metodenya harus disesuaikan dengan karakteristik dan sistem sosial daerah tersebut.

“Saat ini, Gekrafs Maluku Utara pun sudah mulai mengidentifikasi mencatat potensi hingga kearifan di beberapa daerah di Maluku Utara. Nah, dari pengidentifikasian ini, akan menjadi kajian untuk gerakan Gekrafs Maluku Utara kedepan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Gekrafs Malut Imran Guricci mengatakan, setelah dari Kebaya Fest, pengurus Gekrafs Malut akan dilantik oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kebaya Festival adalah bagian dari rangkaian menuju pelantikan Gekrafs Malut yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus nanti,” kata Imran, Senin (7/6).(*)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *