Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI Halbar Naik Status Penyidikan

  • Bagikan
Polres Halmahera Barat. (Haryadi/Penamalut)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Kasus Dugaan penyalahgunaan dana hibah KNPI Halmahera Barat tahun 2018 yang ditangani Polres Halbar telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Ini artinya, penyidik Polres Halbar sudah menemukan dua alat bukti yang cukup pada kasus tersebut. Penyidik menemukan adanya indikasi penyalahgunaan anggaran sebesar 300 juta itu.

Kasubag Humas Polres Halbar, Iptu Stevanus Supratmoko menyebutkan, penyidik telah melakukan gelar perkara terhadap kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah KNPI Halbar. Gelar perkara tersebut kemudian ditingkatkan statusnya ke penyidikan.

“Kami bersyukur, penanganan kasus ini dari tahun 2018 hingga 2021 ini sudah ada perubahan status. Sudah naik ke penyidikan,” kata Stevanus saat ditemui wartawan, Senin (9/8).

Meski demikian, Stevanus belum bisa membeberkan angka pasti kerugian negaranya.

“Berdasarkan hasil penyidikan, dugaan kerugian negaranya mencapai ratusan juta,” jelasnya.

Namun demikian, penyidik belum menetapkan tersangka kasus tersebut.

Perlu diketahui, kasus dugaan penyalagunaan dana hibah KNPI Halbar ini menyeret mantan Ketua KNPI versi MM dan Sekretaris HB. Anggaran hibah waktu itu sebesar Rp. 300 juta pada tahun 2018. (adi/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!