PAD Berkurang, APBD-P Halsel Dirancang Turun 2,57 Persen

  • Bagikan
Rapat paripurna penyampaian KUA-PPAS Perubahan 2021 yang berlangsung di DPRD Halsel. (Amrul/Penamalut)

PENAMALUT.COM, LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2021.

Pada Perubahan KUA-PPAS 2021 ini, pendapatan daerah dirancang turun sebesar 2,57 persen dari APBD induk. Di mana APBD induk 2021, pendapatan daerah sebesar Rp 1.452.776.772.292. Sementara APBD Perubahan Rp 1.452.776.772.292 atau turun Rp 4.630.112.951.

Turunnya angka pendapatan daerah ini diakibatkan berkurangnya pendapatan, baik pendapatan asli daerah (PAD) maupun dana transfer.

Rancangan pendapatan daerah sebedar Rp 1.452.776.772.292 pada Perubahan APBD ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah ditargegkan sebesar Rp 81.654.756.744 rupiah. Dana Perimbangan yang sebelumnya Rp 1.122.266.653, mengalami perubahan sebesar Rp 1.83.832.202 atau turun sebesar 3,42 persen.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp 42.212.400 tidak mengalami perubahan.

Dalam pidatonya, Bupati Usman Sidik menyebut estimasi belanja tersebut direncanakan untuk belanja operasi pada APBD Perubahan tahun 2021 sebesar Rp 883.571.416.961 atau mengalami kenaikam sebesar 27.658.649.324 dari sebelumnya Rp 855.912.767.637.

Sementara belanja modal sebelum perubahan sebesar 309.126.157.555, pada Perubahan APBD ditargetkan sebesar 269.444.232.296 atau mengalami penurunan sebesar 39.681.952.259.

Belanja tak terduga tidak mengalami perubahan dengan besaran belanja sebesar 4 miliar rupiah. Belanja transfer sebelum perubahan sebesar Rp 283.737.847.100, pada perubahan anggaran belanja transfer ditargetkan sebesar Rp 291.131.010.84 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 7.393.162.984.

Selanjutnya, penerimaan pembiayaan sebelum perubahan sebesar 0 rupiah dan setelah perubahan menjadi Rp 33.804.338.49. Sedangkan pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan dengan anggaran sebesar Rp 43.312.564.452.

“Perubahan pada belanja daerah ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan fisikal daerah,” jelas Bupati dalam pidatonya. (rul/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!