Rekomendasi Pekerjaan Jalan Diabaikan, DPRD Halbar Dibuat Berang Dengan Sikap PUPR

Suasana RDP yang berlangsung di gedung DPRD, Selasa (31/8) tadi. (Haryadi/Penamalut)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Barat mengabaikan rekomendasi DPRD Halbar terkait pekerjaan jalan sirtu Desa Guaeria, Kecamatan Jailolo.

Lembaga wakil rakyat itu pun berang dengan sikap Dinas PUPR yang tidak menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Para wakil rakyat ini lantas meluapkan kekesalan mereka saat rapat dengar pendapat (RDP) DPRD dengan Dinas PUPR, ULP, dan BPKAD. RDP yang berlangsung di ruang rapat DPRD Halbar, Selasa (31/8) tadi itu berlangsung menegangkan lantaran sejumlah anggota DPRD yang tak terima rekomendasi mereka diabaikan ini terpaksa memukul-mukul meja saat jalannya RDP.

Ketua Komis III DPRD, Juliche D. Baura mengatakan, RDP yang dilakukan ini untuk memperjelas kenapa terjadi tender ulang terkait dengan proyek pembangunan jalan sirtu Desa Guaeria yang sudah ditenderkan sebelumnya dan dimenangkan PT.Tugu Utama Sejati dengan pagu senilai 3,2 miliar rupiah.

Menurut Juliche, pada tanggal 27 Juli kemarin, DPRD telah melakukan rapat bersama dan dihadiri oleh Inspektorat, ULP, PUPR Halbar dan menghasilkan rekomendasi DPRD. Akan tetapi yang terjadi rekomendasi DPRD tidak dipakai atau diabaikan, bahkan Dinas PUPR memilih mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan oleh Inspektorat dengan melakukan tender ulang.

“Mereka tidak memperhatikan alur itu, malah mereka tidak mengindahkan rekomendasi DPRD dan lakukan tender ulang tanpa mengkonfirmasi ke Komisi III secara khusus,” katanya kesal.

Pihaknya, lanjut dia, baru mendengar adanya tender ulang dari informasi yang beredar, sehingga hari ini dipanggil dinas terkait untuk mendapat penjelasan.

“Mereka tetap menjalankan pekerjaan dengan melakukan tender ulang, itu berarti bahwa rekomendasi DPRD tidak dipakai,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Halbar dua periode ini juga menuturkan, jika ini terus diabaikan, maka pihaknya akan mengambilan keputusan berdasarkan fraksi-fraksi di DPRD.

“Kami akan tentukan sikap melalui fraksi masing-masing. Besok kita secara internal kembali membahas masalah ini. Sebab rapat tadi ada tawaran-tawaran juga muncul, apakah hal itu nanti dibuat Pansus atau seperti apa, nanti kita lihat keputusan akhirnya,” tegasnya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD, Nikodemus H. David menambahkan, pada rapat 27 Juli kemarin DPRD sudah bersepakat merekomendasikan terkait pekerjaan yang tertunda terkait jalan sirtu Guaeria agar PT Tugu Utama Sejati (TUS) dapat melanjutkan pekerjaannya.

“Namun berjalannya waktu, kami dari DPRD merasa ditipu oleh dinas terkait, karena rapat sebelumnya kami merasa sudah final,” katanya.

Ketua Fraksi Gerindra ini juga menyebut RDP yang dilakukan tadi bersama ULP, PUPR dan juga BPKAD, pihaknya tetap punya komitmen apapun yang terjadi, PT TUS harus tetap melanjutkan pekerjaannya.

“Sekalipun sudah dilakukan pelelangan dan tender ulang yang dimenangkan oleh PT Dodoro Pantai Indah yang beralamat di Daruba, Kabupaten Pulau Morotai,” tandasnya.

“Jika ini memang terjadi, saya meminta secara yuridis formal legitimasi hukumnya berjalan. Bahkan bila perlu dilakukan penyelidikan oleh pihak Polres Halbar maupun kejaksaaan,” sambungnya.

Ia bilang, martabat DPRD rendah, jika PUPR menganggap rekomendasi Inspektorat lebih tinggi dari rekomendasi DPRD.

Ia juga mengaku tender kedua ini baru diketahui melalui media, karena setahu mereka, tender pertama dimenangkan oleh PT TUS dan sudah dicairkan uang muka sebesar Rp 635.400.000.

Pria yang akrab disapa Niko itu meminta kedua pemimpin Halbar dengan slogan Diahi itu betul-betul jernih dan independen terhadap masyarakat.

Terpisah, Kadis PUPR Halbar Abubakar A. Rajak yang ditemui wartawan usai rapat bersama DPRD, memilih menghindar dan berlalu meninggalkan wartawan.

“Udah nanti saja ya,” singkatnya sambil berlalu. (adi/ask)

Respon (11)

  1. I got what you mean , thankyou for putting up.Woh I am lucky to find this website through google. “Don’t be afraid of opposition. Remember, a kite rises against not with the wind.” by Hamilton Mabie.

  2. The next time I learn a blog, I hope that it doesnt disappoint me as much as this one. I imply, I know it was my option to read, however I truly thought youd have one thing fascinating to say. All I hear is a bunch of whining about one thing that you would fix in the event you werent too busy in search of attention.

  3. I like what you guys are up also. Such clever work and reporting! Carry on the superb works guys IĀ¦ve incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my web site šŸ™‚

  4. Ping-balik: Fysio Dinxperlo
  5. Thanks for all your valuable hard work on this blog. Betty loves conducting investigations and it’s really easy to understand why. A number of us notice all about the dynamic mode you present functional tips and hints by means of your web site and in addition recommend contribution from visitors on that theme so our favorite simple princess is in fact studying a whole lot. Take advantage of the remaining portion of the year. Your doing a splendid job.

  6. Ping-balik: eShip auto transport
  7. Hey there this is kinda of off topic but I was wanting to know if blogs use WYSIWYG editors or if you have to manually code with HTML. I’m starting a blog soon but have no coding experience so I wanted to get advice from someone with experience. Any help would be greatly appreciated!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *