Ketua MUI Malut Sesali Panitia STQ

  • Bagikan
Ketua MUI Maluku Utara, Dr. Samlan Hi. Ahmad. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Utara, Dr. Samlan Hi. Ahmad, sesali sikap panitia lokal STQ Nasional yang telah menampilkan Duta STQ dengan berpakaian ketat.

Menurut samlan, mestinya panitia pelaksana STQN menampilkan model busana yang mencerminkan bahwa  Maluku Utara adalah mayoritas umat Islam.

“Saya sedikit meyesal dari sisi busana yang digunakan, karena posisi kita adalah tuan rumah pelaksanaan STQ. Jadi pandangan saya tidak elok, apapun alasannya,” kata Samlan saat dikonfirmasi, Jumat (15/10).

Ia menegaskan, model pakaian semacam itu tidak layak digunakan dalam acara keagamaan STQ.

“Namun karena ini sudah terlanjur, maka diharapka setelah ini busana semacam itu tidak perlu digunakan, karena agak memalukan. Ini sangat berada di luar nalar kita sebagai umat Islam dan membuat kita agak malu,” tandasnya.

Rektor IAIN Ternate ini berujar, kebijakan panitia ini di luar kontrol Gubernur.

“Ini tidak mungkin para duta yang membeli sendiri pakaiannya, tapi dipastikan telah dibelikan panitia. Saya kira Pak Gubernur tidak mungkinlah mengontrol sedetail itu, sampai pada penggunaan busana untuk duta STQ. Saya yakin Pak Gubernur pasti marah dan bisa katakan di luar kontrol beliau,” ujarnya.

“Sesungguhnya yang bertanggungjawab adalah yang membidangi hal ini. Jadi kita berharap mulai besok pembukaan model  busana seperti ini tidak usah ditampilkan. Kita kubur saja busana itu,” pungkasnya. (ano/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!