Tambak Udang Milik DKP Halbar tak Miliki AMDAL, Polisi Mulai Selidiki

Tambak udang vaname milik Dinas Kelautan dan Perikanan Halbar. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Tambak udang vaname milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halmahera Barat di Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, belum memiliki izin lingkungan (AMDAL).

Hal ini membuat DPRD Halbar angkat bicara. Lewat Komisi II, DPRD Halbar mendesak Kepala DKP agar segera mengurus izin dampak lingkungan tambak udang vaname di Desa Tuada.

“Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) itu sangat penting untuk memastikan dampak lingkungan dari suatu tahapan pengembangan proyek sebagai bahan pertimbangan untuk pembuat keputusan dalam penerbitan suatu Izin Usaha,” kata Ketua Komisi II DPRD Halbar, Nikodemus H. David kepada wartawan, Selasa (2/11) kemarin.

Semsntara itu, penyidik Polres Halmahera Barat langsung melakukan pemeriksaan terhadap Kepala DKP Agustinus Mahole, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perkim Adrisal Hena, serta Kepala Bidang Budidaya DKP Muksin Ismail.

Pemeriksaan ini terkait tidak adanya izin lingkungan (AMDAL) tambak udang vaname ini.

Kasat Reskrim Polres Halbar, Iptu Ambo Wellang mengatakan sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 3 orang terkait adanya laporan tambak udang vaname yang tidak memiliki izin lingkungan.

Ambo menyebut kasus ini masih masih dildik.

“Kita masih lidik, dan baru tiga saksi yang dimintai keterangan,” tukasnya. (adi/ask)

Respon (5)

  1. of course like your website however you need to test the spelling on several of your posts. Several of them are rife with spelling problems and I in finding it very troublesome to inform the reality on the other hand I will surely come again again.

  2. Ping-balik: magic mushroom powder
  3. Hey very cool blog!! Man .. Beautiful .. Superb .. I’ll bookmark your site and take the feeds additionally…I am glad to search out so many helpful info here in the submit, we’d like work out more strategies on this regard, thank you for sharing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *