Audit BPKP Molor, Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Makdahi Sula Jalan di Tempat

Pasar Rakyat Makdahi Sula yang dibangun menggunakan APBN. (Isrudin/NMG)

PENAMALUT.COM, SANANA – Penyidik Polres Kepulauan Sula hingga kini belum menetapkan pelaku dugaan korupsi pembangunan Pasar Rakyat Makdahi.

Padahal, dalam kasus ini oleh penyidik telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Bahkan sejumlah saksi telah diminta keterangan atas kasus tersebut.

Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Sula, Aipda Lajaya Muhiddin mengatakan, pihaknya masih menunggu audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang belum keluar. Sehingga belum bisa dilakukan penetapan tersangka.

“Kebetulan juga teman-teman penyidik sementara ini di Ternate untuk berkordinasi dengan BPKP. Semoga dalam waktu dekat ini hasil audit kami sudah terima,” kata Lajaya saat ditemui wartawan media ini, Senin (20/12) tadi.

Dia menuturkan, setelah hasil audit ini diterima, penyidik akan melaksanakan gelar perkara penetapan tersangka atas dugaan korupsi pekerjaan Pasar Makdahi.

Sekadar diketahui, pembangunan Pasar Makdahi yang terletak di Kecamatan Sanana itu dianggarkan melalui APBN tahun 2018 senilai 5,6 miliar rupiah. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Inasko Cipta Bersama (ICB).

Namun dalam perjalanannya, diduga adanya penyalahgunaan anggaran pekerjaan tersebut. (ish/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.