Mantan Manajer Jiwasraya Ternate Divonis 2 Tahun, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Suasana sidang putusan kasus korupsi Jiwasraya. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Terdakwa kasus korupsi penyalahgunaan premi asuransi nasabah pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) area Ternate tahun 2017-2020, Abdul Hamid Rahim, divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Negeri Ternate.

Sidang yang digelar, Rabu (25/5) tadi itu dipimpin Khadijah Amalzain selaku Ketua Majelis Hakim didampingi Budi Setiawan dan Samhadi sebagai anggota.

Dalam amar putusan tersebut, Abdul Hakim yang juga mantan Manajer PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) area Ternate dinyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primair JPU beberapa waktu lalu. Karena itu, membebaskan terdakwa dari dakwaan primair dimaksud.

Namun terdakwa Abdul Hamid Rahim terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsidair

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp 50 juta, apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” jelas majelis hakim.

Bukan hanya itu, terdakwa juga dijatuhi pidana tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 131.562.526. Apabila dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap terpidana tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Hakim juga menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan. Penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 junto Pasal 18 Undang- Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Setelah pembacaan amar putusan, pihak terdakwa langsung menerima. Sedangkan JPU masih pikir-pikir atas putusan tersebut.

Sebelumnya, terdakwa Abdul Hamid Rahim alias Hamid dituntut dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Selain itu, terdakwa dituntut pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 131.562.526 subsider pidana penjara selama 6 bulan.

Terdakwa diancam dalam pasal 2 ayat (1) junto pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (gon/ask)

Respon (13)

  1. I’d have to examine with you here. Which is not one thing I usually do! I take pleasure in reading a post that may make folks think. Additionally, thanks for permitting me to comment!

  2. Ping-balik: view it now
  3. hey there and thank you for your information – I have certainly picked up anything new from right here. I did however expertise a few technical points using this web site, as I experienced to reload the web site many times previous to I could get it to load correctly. I had been wondering if your web host is OK? Not that I am complaining, but slow loading instances times will very frequently affect your placement in google and can damage your high quality score if advertising and marketing with Adwords. Anyway I’m adding this RSS to my email and can look out for a lot more of your respective intriguing content. Ensure that you update this again very soon..

  4. Hello, I think your site might be having browser compatibility issues. When I look at your blog site in Safari, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it has some overlapping. I just wanted to give you a quick heads up! Other then that, fantastic blog!

  5. Ping-balik: greasy pink strain
  6. I truly enjoy reading through on this website , it holds good blog posts. “He who sees the truth, let him proclaim it, without asking who is for it or who is against it.” by Henry George.

  7. I was wondering if you ever thought of changing the layout of your site? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or two images. Maybe you could space it out better?

Komentar ditutup.