Kejari Gali Saksi Lain Dalam Kasus Haornas

Plh Kasi Intel Kejari Ternate, Adung. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang berlangsung pada tahun 2018 di Kota Ternate.

Penyidik masih menggali saksi lain dalam kasus yang diduga menyeret nama Wali Kota Ternate itu.

“Masih tetap penyidikan. Ini istilahnya masih menggali keterangan saksi-saksi sebelumnya, dan kemungkinan siapa tahu ada saksi baru,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kasi Intel Kejari Ternate, Muhammad Adung kepada wartawan Nuansa Media Grup (NMG) saat dikonfirmasi, Senin (8/8).

Kata dia, untuk kedua tersangka (SH dan YC) pada Jumat kemarin juga kembali diperiksa juga, namun tim saat ini masih melakukan pemberkasan.

Untuk pemberkasan, kata dia, apabila dirasa sudah cukup oleh tim terkait keterangan-keterangan yang sudah ada.

“Kalau pemberkasan sudah siap nanti ada tim (jaksa peneliti) untuk meneliti berkas dari penyidik. Apakah berkas tersangka sudah lengkap atau belum. Kalau berkas sudah lengkap, langsung dilimpahkan ke pengadilan,” jelasnya.

Sekadar informasi, sebelumnya penyidik telah menetapkan YC sebagai tersangka. Tersangka YC merupakan Direktur CV NK selaku tim kreatif pada kepanitiaan nasional kegiatan Haornas ini, ditingkatkan statusnya dari saksi menjadi tersangka pada Rabu, 21 Juli 2022, berdasarkan surat penetapan Kepala Kejaksaan Negeri Ternate tentang penetapan tersangka nomor: TAP – 02/Q.2.10/Fd.2/07/2022.

Selain HC, mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sukarjan Hirto yang saat itu sebagai Sekretaris Panitia Kegiatan Haornas juga ditetapkan tersangka.

Kegiatan Haornas bersumber dari dua anggaran, yakni Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 2,5 miliar dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate senilai Rp 2,8 miliar. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.