Dua Tersangka Dugaan Korupsi Irigasi Kaporo Segera Disidangkan

Dua tersangka saat diserahkan ke Kejati Malut. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Setelah dilakukan tahap dua oleh penyidik Polda Maluku Utara ke Jaksa peneliti pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) beberapa waktu lalu, pada Senin (22/8) kemarin berkas dua tersangka dugaan korupsi proyek irigasi Kaporo di Kepulauan Sula dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Kedua tersangka itu adalah Salim Haris alias Salim selaku konsultan sekaligus pemilik perusahaan CV. Pesona Cipta Engineering, dan AP alias Abraham selaku pelaksana pekerjaan.

“Sudah dilimpahkan kemarin,” ujar Kasi Penkum, Richard Sinaga saat dikonfirmasi wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Selasa (23/8) tadi.

Setelah berkas dilimpahkan, selanjutnya tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunggu jadwal sidang dari Pengadilan Negeri Ternate.

“Kita tinggal menunggu penetapan hari sidang dari PN Ternate,” ujarnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Polda Malut lebih dulu menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Ferdi Parengkuan alias Ferdi (38) selaku pelaksana pekerjaan yang juga anggota DPRD Kepsul, Razak Karim alias Razak (44) selaku Direktur PT. Amarta Maha Karya.

Moh. Luthfi A.Kadir alias Lutfi (52), mantan Kepala Dinas PUPR Kepsul yang juga sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan mantan Sekertaris Dinas PUPR Kepsul Masykur Hi. Hasan Soamole alias Masykur (49) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Proyek tersebut dianggarkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2018-2019 senilai Rp 9,8 miliar lebih pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kepsul. Empat tersangka ini telah divonis hakim. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.