Direktur PT. Alga Kastela Kembali Diperiksa Kejati Terkait Kasus Perusda

Sarman saat bergegas menuju ke mobilnya. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Direkrut PT. Alga Kastela, Sarman Saroden.

Ini merupakan kali kedua Sarman diperiksa atas dugaan korupsi penyertaan modal pada Perusda Bahari Berkesan Kota Ternate
selaku Holding Company.

Pantauan wartawan Nuansa Media Grup (NMG) di lapangan, Sarman Saroden mendatangi Kantor Kejati pada Kamis (25/8) sore tadi dan langsung masuk ke ruang penyidik. Hingga pukul 18.27 WIT, barulah ia keluar.

Hendak dihampiri oleh wartawan, Sarman langsung berlari menuju ke mobilnya dan berlalu.

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dikonfirmasi secara terpisah membenarkan jika pemeriksaan terhadap Direkrut PT. Alga Kastela.

Ia bilang, pemeriksaan ini merupakan yang kedua. Pada tahap penyelidikan diperiksa satu kali, dan kemudian pada tahap penyidikan.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap Sarman Saroden terkait Perusda,” katanya.

Ditanya terkait kapan dilakukan penetan tersangka, Richard belum bisa menyampaikan.

“Itu (penetapan tersangka) nanti akan disampaikan,” singkatnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kota Ternate pada tahun 2019 memberikan anggaran Rp 5 miliar ke Perusda Bahari Berkesan. Kemudian anggaran tersebut dibagikan ke tiga anak Perusda, yakni PT. BPRS Bahari Berkesan dengan nilai Rp 2 miliar, PT. Alga Kastela Rp 1,2 miliar, dan Apotek Bahari Berkesan Rp 1,8 miliar.

Anggaran tersebut diduga disalahgunakan. Saat ini kasus tersebut sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Bahkan jaksa juga dikabarkan sudah mengantongi calon tersangkanya. Namun terkait kapan dilakukan penetapan tersangka, sampai saat ini lembaga Adhyaksa itu belum mengumumkannya. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.