Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate Diperiksa Terkait Dugaan Pemotongan TPP

Kantor Kejati Maluku Utara. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri, diperiksa tim penyelidik bidang Intelijen Kejaksan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Jumat (16/9).

dr. Syamsul diperiksa atas tindaklanjut dari pengaduan yang diterima terkait dugaan pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) 900 staf di RSUD Chasan Boesorie.

Pantauan wartawan Nuansa Media Grup (NMG) di lapangan, dr. Syamsul Bahri tiba di Kantor Kejati menggunakan mobil Kijang Innova dengan nomor polisi (Nopol) DG 1411 BP sekitar pukul 09.02 WIT pagi.

Setibanya di kantor Adhyaksa, Syamsul langsung menuju ruang tim penyelidik.

Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri menuturkan, ia diperiksa terkait laporan dugaan pemotongan TPP yang saat ini sedang ditangani Kejati.

“Laporan terkait itu sudah (pemotongan TPP). Ini baru yang pertama, kalau dipanggil lagi selalu siap,” katanya.

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dikonfirmasi secara terpisah membenarkan permintaan keterangan tersebut.

“Hari ini Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate dimintai keterangan terkait tindaklanjut dari pengaduan yang telah kita terima,” ujarnya.

Sebelumnya, dr. Abd Aziz Manaf selaku Ketua Dewan Pengawas Internal RSUD C, dan Sekretarisnya, Asnur Hi.Hukum S.

Selain keduanya, Wakil Direktur Keuangan RSUD Chasan Boesoirie, Fatimah Abbas dan Kepala Bidang Perbendaharaan dan Mobilisasi Dana, Winarsih Abdullah, juga telah dimintai keterangan. (gon/ask)

Respon (13)

  1. Ping-balik: mercado de afiliados
  2. Ping-balik: my blog
  3. Ping-balik: click for info
  4. Ping-balik: GPS meistras
  5. Ping-balik: dewajitu
  6. Howdy! Quick question that’s completely off topic. Do you know how to make your site mobile friendly? My blog looks weird when browsing from my apple iphone. I’m trying to find a template or plugin that might be able to fix this issue. If you have any recommendations, please share. With thanks!

Komentar ditutup.