Rekanan Proyek Depo Arsip Tahap Dua Diperiksa Kejati

Direktur CV. Dwi Tolire Pratama, IA, saat keluar dari ruang pemeriksaan Kejati Malut. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Tim penyelidik bidang intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara meminta keterangan terhadap Direktur CV. Dwi Tolire Pratama selaku pelaksana pekerjaan proyek pembangunan depo arsip tahap dua milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Malut pada Rabu (9/11) tadi. Di mana proyek ini dianggarkan dua tahap dengan total anggaran Rp 1,8 miliar yang diduga bermasalah.

Amatan wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Direktur CV. Dwi Tolire, IA, dimintai keterangan sejak siang. Hingga pukul 16.11 WIT, barulah ia keluar dari ruang tim penyelidik. IA terlihat membawa sebuah kantong berwarna hitam yang berisi sejumlah dokumen.

IA saat ditemui wartawan mengatakan, permintaan keterangan hari ini berjalan lancar. Ia dimintai keterangan terkait pekerjaan depo arsip tahap dua.

“Dimintai keterangan terkait dengan pekerjaan gedung depo tahap kedua,” katanya.

IA mengklaim bahwa pekerjaan gedung depo arsip tahap dua sudah 90 persen. Sedangkan untuk pencairan anggaran baru 30 persen.

“Itu saja yang bisa saya sampaikan. Saya cuma pelaksana di lapangan,” tuturnya.

Sementara Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dikonfirmasi secara terpisah membenarkan permintaan keterangan terhadap Direktur CV. Dwi Tolire Pratama.

“Iya, hari ini kkita minta keterangan. Untuk jumlah yang sudah dimintai keterangan nanti saya cek dulu,” ujarnya singkat..

Sebelumnya, Selasa (1/11) lalu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malut, Muliadi Tutupoho juga telah diperiksa terkait masalah ini. Selain Muliadi, pemilik CV. Fausta Pratama, Irfan Faisal, selaku rekanan pekerjaan proyek depo arsip tahap satu.

Sekedar diketahui, untuk pembangunan gedung depo tahap dua dianggarkan senilai Rp 1.365.945.230. proyek tahap dua ini dikerjakan oleh CV. Dwi Tolire Pratama dengan masa kontrak selama 120 hari terhitung sejak 14 Juli 2022. (gon/ask)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *