Upaya Hukum JPU Dimentahkan, MA Bebaskan Terdakwa Reza dari Perkara Nautika

Pengadilan Negeri Ternate. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Upaya hukum penuntut umum pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate selaku pemohon kasasi atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Ternate yang membebaskan terdakwa Reza dalam perkara dugaan korupsi pengadaan kapal Nautika dan alat simulator pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tahun 2019 dimentahkan Mahkamah Agung (MA).

Dalam putusan kasasi itu, MA menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Ternate yang membebaskan Reza.

Juru bicara PN Ternate, Kadar Noh saat dikonfirmasi mengaku, putusan MA sudah keluar yang intinya menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Negeri Ternate.

“Hkim MA menyatakan terdakwa Reza tidak terbukti. Dari empat terdakwa, sudah tiga orang yang kasasinya keluar. Sedangkan terdakwa Ibrahim Ruray putusannya belum masuk,” ujar Kadar saat ditemui wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Senin (14/11).

Sebelumnya, MA juga menguatkan putusan Pengadilan Negeri Ternate yang membebaskan Imran Yakub. Selain menguatkan putusan Imran, dalam putusan kasasi itu juga vonis terdakwa Zainudin Hamisi dikurangi menjadi 4 tahun.

Sekadar diketahui, dalam putusan majelis hakim PN Ternate pada 16 Februari 2022 lalu menyatakan terdakwa Imran Yakub dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan penuntut umum dalam dakwaan primair maupun dalam dakwaan subsidair.

Membebaskan terdakwa Imran Yakub oleh karena itu dari segala dakwaan penuntut umum, memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya dalam keadaan seperti semula maupun menetapkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari dalam tahanan.

Padahal sebelumnya, JPU menuntut kepada terdakwa Imran Yakub dengan pidana penjara selama 8 tahun dikurangi selama terdakwa ditahan dengan perintah agar terdakwa ditahan dan pidana denda sebesar Rp 300 juta subsidiair pidana kurungan selama 6 bulan.

Sedangkan untuk terdakwa Zainuddin dihukum pidana penjara selama 8 tahun dan denda Rp 300 juta dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Selain itu, menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 2.594.745.138 dengan ketentuan, jika terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka terdakwa dipidana dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Sementara terdakwa Reza dituntut JPU dengan pidana penjara selama 8 tahun dan pidana denda sebesar 300 juta rupiah subsidiair pidana kurungan selama 6 bulan. Namun dalam putusan, hakim membebaskan Reza dari seluruh tuntutan JPU. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *