Sekprov Maluku Utara Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Anggaran WKDH

Sekda Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, saat keluar dari kantor Kejaksaan Tinggi. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, diperiksa tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) atas dugaan korupsi pengelolaan keuangan pada program penunjang urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Maluku Utara pada unit Wakil Kepala Daerah (WKDH) tahun anggaran 2022 senilai Rp 13.839.254.000.

Samsuddin diperiksa pada Selasa (23/1) pagi hingga pukul 17.00 WIT sore tadi.

Ditemui usai pemeriksaan itu, mantan Kepala Satpol-PP Provinsi Malut itu mengaku diperiksa terkait pengelolaan keuangan pada program penunjang urusan WKDH.

“Terkait dengan WKDH. Saya diperiksa sejak pagi jam 10 tadi,” akunya.

Ia dicecar sejumlah pertanyaan terkait dengan mekanisme pencairan, kemudian mekanisme pertanggungjawaban sebagaimana tugas sebagai Sekda dan seterusnya.

Menurutnya, pemeriksaan ini yang pertama dan merupakan pengambilan keterangan yang akan menjadi bahan penyidik untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya.

Dia juga tetap menghargai proses hukum ini dan akan kooperatif apabila dipanggil lagi.

“Tentu siap untuk memenuhi panggilan. Kita harus menghormati proses hukum,” tandasnya. 

Sekadar diketahui, anggaran WKD ini berupa makan minum dan perjalanan dinas yang melekat pada Wakil Gubernur Maluku Utara. Kasus ini kini sudah ditingkatkan ke penyidikan. Penyidik juga berencana memeriksa Plt Gubernur M. Al Yasin Ali. (gon/ask)

Respon (1)

  1. My brother suggested I might like this blog He was totally right This post actually made my day You can not imagine simply how much time I had spent for this info Thanks

Komentar ditutup.