DAERAH  

Ahmad Laiman Resmi Pimpin KONI Tidore 2026–2030, Wagub Malut Minta Sinkron dengan Pemda

PENAMALUT.COM, TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tidore Kepulauan masa bakti 2026–2030.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku Utara Nomor: 006/KPTS/KONI-MU/II/2026 tentang Pengukuhan Personalia Pengurus KONI Kota Tidore Kepulauan masa bakti 2026–2030.

Prosesi pengukuhan dan pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Jumat (13/2/2026).

Turut hadir mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Kota Tidore H. Ismail Dukomalamo, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan H. Ade Kama, serta sejumlah pimpinan cabang olahraga.

Momen Evaluasi dan Pembenahan

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, ditegaskan bahwa KONI memiliki peran strategis dalam membina, mengembangkan, dan meningkatkan prestasi olahraga di daerah.

“Kepengurusan KONI yang baru ini diharapkan mampu melahirkan semangat baru, program kerja yang semakin terarah, serta pembinaan atlet-atlet yang berkelanjutan dan profesional,” ujar Ismail.

Ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum pembenahan tata kelola olahraga di Kota Tidore Kepulauan, baik dari sisi manajemen maupun penguatan komitmen memajukan cabang-cabang olahraga.

“Ini menjadi momen bagi dunia olahraga Kota Tidore untuk berbenah dalam pengelolaan manajemen maupun berkomitmen memajukan olahraga serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh cabang olahraga,” tegasnya.

Ismail juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras selama masa jabatan mereka.

Sinkronisasi dengan Pemerintah Daerah

Sementara itu, Sarbin Sehe menegaskan bahwa pembentukan pengurus KONI di daerah harus selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, sesuai arahan pimpinan KONI Pusat, kepengurusan KONI di setiap daerah perlu sefrekuensi dengan pemerintah guna memperkuat pembangunan daerah melalui sektor olahraga.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore yang sangat intens berkoordinasi. Sebelum terbentuknya pengurus KONI, kami telah berkomunikasi dengan Wali Kota Tidore sehingga musyawarah dapat segera dilakukan dan hari ini kita melantik pengurus yang dinahkodai langsung oleh Wakil Wali Kota,” kata Sarbin.

Ia juga mengingatkan agar pengurus baru memberi perhatian serius terhadap pengembangan olahraga serta memastikan setiap cabang olahraga memiliki ruang dan dukungan untuk berlatih dan berprestasi.

“Mari jalin komunikasi dan koordinasi lintas sektor untuk terus mengibarkan panji-panji KONI. Semoga kerja nyata pengurus yang baru dapat membawa cabang olahraga di Kota Tidore Kepulauan meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” harapnya.

Target Prestasi Lebih Tinggi

Ketua Umum KONI Kota Tidore Kepulauan periode 2026–2030, Ahmad Laiman, menyatakan bahwa KONI merupakan wadah strategis untuk membina dan mengembangkan prestasi olahraga di daerah.

Menurutnya, Kota Tidore Kepulauan telah banyak menorehkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional, sehingga kepengurusan baru memiliki tanggung jawab moral untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut.

“Mudah-mudahan KONI Kota Tidore Kepulauan akan bekerja dengan baik dan melanjutkan prestasi yang telah ditorehkan pengurus sebelumnya. Kita harus punya beban moral lebih tinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya,” ujar Ahmad Laiman.

Pelantikan ditandai dengan penyematan tanda pin serta penyerahan bendera KONI oleh Ketua Umum KONI Provinsi Maluku Utara kepada Ahmad Laiman sebagai simbol resmi kepemimpinan baru di tubuh KONI Kota Tidore Kepulauan.