PENAMALUT.COM, TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, resmi membuka Turnamen Sepak Bola Gawang Sedang Sumkusu Cup II kategori SD dan SMP yang berlangsung di Lapangan Sumkusu, Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara, Sabtu (4/4/2026) sore.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya menjadi olahraga favorit masyarakat, tetapi juga wadah penting bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, membangun kerja sama tim, serta menumbuhkan minat dan bakat generasi muda.
“Turnamen ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola yang ke depan dapat membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, lanjutnya, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut karena mampu mendorong semangat pelajar SD dan SMP dalam menyalurkan hobi di bidang olahraga.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan turnamen ini dengan maksimal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Pada kesempatan itu, Muhammad Sinen juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas dan keamanan daerah, menyusul dinamika konflik yang terjadi di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Tengah.
“Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas daerah demi terciptanya kehidupan yang aman dan tenteram, karena damai itu indah,” imbaunya.
Sementara itu, Ketua Panitia Sumkusu Cup II, M. Fatahudin Hadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen tahun ini diikuti oleh 33 tim kategori SD dan SMP dari dua daerah, yakni 28 tim dari Kota Tidore Kepulauan dan 5 tim dari Kota Ternate.
Menurutnya, selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga bertujuan membantu perbaikan fasilitas lapangan sepak bola secara bertahap, sekaligus memperkuat sportivitas dan persaudaraan antar daerah.
“Turnamen ini juga menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet sepak bola berbakat,” jelasnya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua Askot PSSI Kota Tidore Kepulauan, pimpinan OPD, Kapolsek Tidore Utara, Lurah Ome, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.












